Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman melancarkan dua operasi militer terhadap sasaran Israel di Jaffa (Tel Aviv) dan Bandara Ramon di Eilat.
Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan pada hari Selasa (16/9) bahwa mereka telah melancarkan dua operasi militer terhadap rezim pendudukan Israel, sebagai tanggapan atas kejahatan genosida dan eskalasi berbahaya di Gaza serta agresi Israel terhadap Yaman sendiri.
Rincian kedua operasi itu disampaikan dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, yang menyebutkan bahwa pasukan rudal Yaman menyerang sasaran sensitif Israel di wilayah Jaffa dengan rudal balistik hipersonik “Palestine 2”.
Dalam operasi lain, Unit Pasukan Nirawak Yaman menyerang Bandara Ramon Israel di daerah Eilat di bagian selatan Palestina.
Saree menyatakan kedua operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya.
Dia juga menyampaikan seruan Yaman untuk kesekian kalinya kepada negara-negara Arab dan Islam agar “memikul tanggung jawab agama, moral, dan kemanusiaan mereka terhadap Jalur Gaza”. Dia menegaskan, “Diam di depan kejahatan ini hanya akan mendorong musuh untuk melanjutkan agresinya terhadap semua negara Arab dan Islam.”
Angkatan Bersenjata Yaman memastikan pihaknya akan terus “menjalankan tugas mereka” hingga agresi di Gaza berhenti dan blokade dicabut.
Sebelumnya, militer Zionis Israel mengaku telah mendeteksi peluncuran rudal dari Yaman, dan media Israel melaporkan bahwa “Sayap Zion”, pesawat khusus Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, terpaksa mendarat segera setelah serangan tersebut.
Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan operasi militernya setelah Israel belakangan ini melancarkan serangan terhadap pelabuhan Hodeidah di Yaman dengan 12 serangan. (mm/almayadeen)