Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah mengumumkan pihaknya telah menyerang Bandara Ben Gurion Israel dengan rudal balistik hipersonik “Palestina 2” hingga sempat menghentikan operasi bandara tersebut.
“Pasukan rudal Angkatan Bersenjata Yaman telah menyerang Bandara Ben Gurion di wilayah Jaffa yang diduduki dengan rudal balistik hipersonik Palestine 2,” ungkap Jubir Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Saree pada hari Ahad (23/3).
Dia menjelaskan bahwa operasi itu “berhasil dan menyebabkan lalu lintas udara di bandara dihentikan sementara selama lebih dari setengah jam.”
Di pihak lain, militer Israel di hari yang sama mengaku telah mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman sebelum menembus wilayah udara negara itu, sementara dua warga Israel menderita luka sedang dan serius ketika sirene serangan udara berbunyi di Tel Aviv, bagian tengah Palestina pendudukan.
Dalam pernyataan yang diunggah di akun platform X, militer Israel menyatakan: “Setelah peringatan yang diaktifkan beberapa waktu lalu di beberapa wilayah negara, Angkatan Udara mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman.”
Mereka menambahkan, “Rudal tersebut dicegat sebelum memasuki wilayah udara negara tersebut, dan peringatan diaktifkan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.”
Sesaat sebelum itu, sirene berbunyi di beberapa kota di wilayah Tel Aviv dan sekitarnya.
Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa pendaratan dan lepas landas di Bandara Internasional David Ben Gurion di Tel Aviv dihentikan, dan pesawat yang berusaha mendarat terpaksa melanjutkan terbang setelah sirene serangan udara berbunyi.
Dalam perkembangan terkait, Magen David Adom (layanan ambulans Israel) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dua orang yang mengendarai sepeda motor mengalami cedera sedang dan serius setelah bertabrakan dengan dua kendaraan saat sirene berbunyi di dua lokasi berbeda di Tel Aviv. (mm/raialyom)