Sanaa, Beirut, LiputanIslam.com – Pasukan Yaman dan para pejuang Hizbullah Lebanon terus melancarkan serangan untuk menekan Israel agar menyudahi invasi brutalnya terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.
Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah pada hari Selasa (26/3), mengumumkan pihaknya telah menyerangkota Eilat di Israel selatan dan telah melancarkan enam operasi militer “spesifik”, yang sebagian besar dilakukan terhadap kapal-kapal AS dan Inggris di Laut Merah dan Teluk Aden dalam 72 jam terakhir.
Jubir Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Saree menegaskan bahwa kelanjutan operasi dan serangan Yaman itu adalah demi “membela rakyat tertindas Palestina dan peresmian tahun ke-10 keteguhan (Yaman) dalam menghadapi agresi Amerika-Inggris” terhadap Yaman.
Dia menambahkan bahwa pihaknya telah melancarkan enam operasi militer selama 72 jam terakhir dengan melesatkan “sejumlah besar rudal balistik dan drone.”
Menurutnya, pasukan Yaman juga “melakukan operasi militer yang menargetkan sejumlah sasaran Israel di daerah Umm al-Rashrash (Eilat) di wilayah selatan Palestina yang diduduki”.
Dia menjelaskan bahwa pasukan Yaman dalam empat operasi gabungan telah menyerang empat kapal: MAERSK SARATOGA AS di Teluk Aden, APL DETROIT AS di Laut Merah, HUANG PU Inggris di Laut Merah, dan PRETTY LADY (yang mengibarkan bendera Malta), yang semuanya menuju ke pelabuhan-pelabuhan Palestina pendudukan.
Dia menambahkan bahwa pasukan udara Yaman melakukan operasi militer kualitatif yang menargetkan dua kapal perang AS di Laut Merah, tanpa rincian lebih lanjut.
Di hari yang sama, Hizbullah mengumumkan pihaknya telah menggempur Pangkalan Udara Meron, selain bangunan militer yang digunakan oleh tentara Israel di tiga permukiman, sebagai tanggapan atas serangan Israel terhadap desa-desa dan kota-kota di Lebanon selatan.
Dalam tiga pernyataan terpisah, Hizbullah menyebutkan bahwa anggotanya “menyerang Pangkalan Udara Meron Israel dengan rudal dan mengena target secara langsung, sebagai tanggapan atas serangan Israel terhadap kota Al-Suwairi (Lebanon selatan) dan sebagai penuntasan balasan terhadap serangan di kota Baalbek, sebelah timur Lebanon.”
Dalam pernyataan kedua Hizbullah menambahkan bahwa anggotanya “menyerang dua bangunan yang digunakan oleh tentara Israel di pemukiman Shomira dan Shlomi di Israel utara, dengan senjata yang sesuai sebagai tanggapan terhadap serangan Zionis di desa-desa selatan dan rumah-rumah warga sipil (Libanon selatan).”
Sebelumnya, Hizbullah mengeluarkan pernyataan ketiga yang menyebutkan bahwa anggotanya “menggempur dua bangunan di pemukiman Avivim yang digunakan oleh tentara Israel, dengan senjata yang sesuai, sehingga mengena target secara langsung.”
Hizbullah juga melaporkan bahwa para pejuangnya “menyerang kerumunan tentara Israel di sekitar barak Pranit (di dekat kota Rmeish di Lebanon) dengan senjata rudal dan mengena mereka secara langsung.”
Belum ada komentar langsung dari tentara Israel atas pernyataan Hizbullah tersebut. (mm/raialyoum)