Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah mengumumkan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di televisi pada hari Senin (10/6) bahwa pihaknya telah mencokok “jaringan mata-mata AS-Israel.”
Sehari sebelumnya, Angkatan Bersenjata Yaman mengaku juga telah meringkus jaringan mata-mata AS-Israel yang dilengkapi dengan teknologi dan perangkat yang memungkinkannya beroperasi secara terselubung.
Hal tersebut diumumkan dalam pernyataan yang dirilis tiga hari setelah PBB mengumumkan bahwa pasukan Ansarullah telah menahan 11 anggotanya di Yaman.
Angkatan Bersenjata Yaman dalam pernyataannya menyebutkan bahwa dinas keamanan Yaman “menangkap jaringan mata-mata Amerika-Israel, yang memainkan peran spionase dan sabotase di institusi-institusi resmi dan tidak resmi selama beberapa dekade demi kepentingan musuh.”
Pernyataan itu menambahkan bahwa “jaringan itu terkait langsung dengan CIA ” dan “dilengkapi dengan teknik, perangkat dan peralatan khusus, yang memungkinkan mereka melakukan aktivitas mereka secara diam-diam.”
Menurut pernyataan itu, setelah kedutaan AS di Sanaa ditutup pada tahun 2015, “elemen jaringan spionase terus melaksanakan agenda subversif mereka dengan kedok organisasi internasional dan internasional”, dan jaringan tersebut “merupakan kekuatan utama untuk melaksanakan rencana musuh Amerika dan Israel di Republik Yaman.”
Angkatan Bersenjata Yaman tidak menyebutkan rincian mengenai identitas anggota jaringan, jumlah mereka, atau kondisi penahanan mereka, dan belum ada komentar segera dari Washington atau Tel Aviv mengenai pernyataan tersebut. (mm/raialyoum)