Daraa, LiputanIslam.com – Sejumlah daerah di pedesaan barat Daraa dan pedesaan tengah Quneitra diwarnai serangkaian serangan Israel dalam gerakan militer masif di dalam wilayah Suriah pada hari Ahad (9/3),.
Di desa Jamla di daerah Cekungan Yarmouk, pasukan Israel menyerbu daerah itu untuk kedua kalinya dalam waktu 24 jam, di mana kemungkinan besar mereka melakukan pencarian senjata. Pasukan Zionis lain juga menembus desa Saysoun dan memasuki bekas kompi militer di sana.
Di pedesaan Quneitra tengah, pasukan Israel memasuki desa Rasm al-Halabi, dan menyerang bekas perusahaan militer dengan operasi penghancuran sebelum segera meninggalkan lokasi tersebut.
Pergerakan ini terjadi setelah pasukan Israel, yang didukung oleh kendaraan militer, menyerbu kota Jamla di daerah Cekungan Yarmouk di pedesaan barat Daraa kemarin, dan melakukan penggerebekan terhadap sejumlah rumah di tengah pergerakan militer mendadak di daerah tersebut.
Sebagai tanggapan, masjid-masjid di kota Tafas di pedesaan Daraa mengumandangkan seruan untuk mobilisasi dan kewaspadaan, dengan berkumpulnya banyak pejuang di kota itu sebagai persiapan untuk kemungkinan eskalasi, setelah pasukan Israel menyerbu kota Jamla.
Daerah lain di pedesaan barat Daraa juga segera mengalami keadaan siaga, bertepatan dengan adanya pergerakan militer Israel di dekat daerah mereka. (mm/alalam)