Teheran, LiputanIslam.com – Pasukan Pertahanan Udara Iran mengumumkan pihaknya telah menembak jatuh dua jet tempur Israel, dan salah satu pilotnya yang ternyata seorang wanita ditangkap dan ditawan.
Belum ada laporan lebih rinci mengenai peristiwa ini, namun tercatat sebagai prestasi cemerlang dalam kemampuan pertahanan udara Iran dalam menghadapi agresi Israel dan menegaskan kesiapan Angkatan Bersenjata menghadapi segala ancaman terhadap kedaulatan negara tersebut.
Sementara itu, juru bicara Komite Manajemen Krisis di Provinsi Qom, Morteza Heidari, mengumumkan bahwa pasukan pertahanan udara Iran juga telah menembak jatuh pesawat nirawak Israel setelah pesawat itu melanggar wilayah udara di atas kota Qom.
Heidari menjelaskan bahwa satu unit yang ditempatkan dalam sistem pertahanan udara “Hazrat Fatima Masoumeh” beberapa saat sebelumnya berhasil mendeteksi, melacak, dan menembak jatuh pesawat nirawak musuh milik entitas Zionis yang telah menembus wilayah udara kota tersebut.
Heidari memuji “kewaspadaan dan kesiapan angkatan bersenjata Iran,” dan menyebutkan bahwa pencapaian ini mencerminkan kendali penuh angkatan bersenjata atas wilayah udara dan pertahanan keamanan Provinsi Qom.
Dia menambahkan, “Berkat pertolongan Allah, ketergantungan pada kemampuan nasional, dan keyakinan kuat dari militer dan pasukan keamanan, tidak ada ancaman yang tidak akan tertangani, dan semua gerakan mencurigakan akan segera terdeteksi dan digagalkan.” (mm/alalam)