Teheran, LiputanIslam.com – Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Mayjen Hossein Salami mengatakan bahwa Hizbullah bangkit kembali dan pulih secara ajaib meskipun telah jatuh banyak korban dan insiden yang tidak diharapkan.
“Rezim Zionis mengira bahwa dengan melenyapkan para pemimpin dan struktur komando Hizbullah di Lebanon, efektivitas kelompok perlawanan ini dapat dihentikan,” ujar Salami dalam pernyataan pada peringatan 40 hari kesyahidan mantan sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah akibat serangan Israel di Beiut selatan.
“Namun, meskipun banyak korban dan insiden yang tidak diharapkan, Hizbullah telah bangkit kembali secara ajaib dalam menghadapi pukulan yang berulang dan sengit ini,” lanjutnya.
Salami juga mengatakan, “Sekarang, Hizbullah berdiri dengan gagah berani dan percaya diri di medan perang melawan rezim Zionis, dengan keseimbangan kekuatan yang bergeser setiap hari pada posisi yang menguntung gerakan perlawanan.” (mm/presstv)
