Jenin, LiputanIslam.com – Enam warga Palestina gugur syahid pada hari Selasa (11/3) akibat operasi militer Israel di kota Jenin dan kampnya di Tepi Barat utara, yang telah berlangsung sejak 21 Januari.
Paramedis Palestina mengatakan bahwa lima orang gugur dan beberapa lainnya terluka dalam pemboman Israel yang menyasar pertemuan warga di sebelah timur Kota Gaza.
Para saksi yang mengatakan bahwa pesawat nirawak Israel mengebom sekelompok warga Palestina di daerah Netzarim dekat perbatasan tenggara Kota Gaza saat mereka berada di dekat sebuah rumah yang hancur, hingga menggugurkan lima orang, termasuk dua bersaudara.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Otoritas Umum untuk Urusan Sipil – titik kontak dengan pihak Israel – memberitahukannya “tentang tewasnya seorang pemuda oleh peluru pendudukan di Jenin, sehingga jumlah martir yang jasadnya telah ditahan di Jenin sejak fajar hari ini menjadi tiga, dan identitas mereka belum diketahui.”
Sebelumnya di hari yang sama, kementerian tersebut mengatakan bahwa Otoritas Umum untuk Urusan Sipil memberitahukan tentang “kematian dua warga negara akibat peluru pendudukan, pada Selasa dini hari di Jenin.”
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Otoritas Umum Urusan Sipil, yang merupakan penghubung dengan pihak Israel, memberitahukannya “tentang gugurnya dua warga negara akibat peluru pendudukan, pada dini hari Selasa di Jenin.”
Kementerian tersebut menambahkan bahwa wanita Palestina, Faiza Ibrahim Abu Ghali (58 tahun), juga gugur akibat agresi pendudukan Israel di Jenin.
Sebelumnya, Bulan Sabit Merah Palestina mengumumkan telah menerima jenazah seorang wanita Palestina dari tentara Israel di pos pemeriksaan Jalameh, utara Jenin.
Asosiasi tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa krunya “di Jenin menerima seorang wanita yang gugur dari tentara Israel di pos pemeriksaan Jalameh,” tanpa memberikan rincian tentang bagaimana atau kapan wanita Palestina tersebut dibunuh. (mm/raialyoum)