OKI Kutuk Pembakaran Al-Quran di Swedia

0
118

Jeddah, LiputanIslam.com  Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengutuk aksi provokatif pembakaran kitab suci  Al-Qur’an dalam demonstrasi anti-Muslim di Swedia, lapor kantor berita Arab Saudi, SPA, Selasa (19/4).

Demonstrasi itu terjadi Linköping, Norrköping, dan berbagai kota lain di Swedia dan diorganisir oleh Partai Sayap Kanan Denmark Stram Kurs.

Sekjen OKI Hissein Brahim Taha mengatakan unjuk rasa itu semakin memperdalam kekhawatiran dunia Muslim terhadap tren Islamofobia yang terus didengungkan oleh para pendukung ekstrem kanan.

Diplomat asal Chad itu menambahkan bahwa penodaan Al-Qur’an adalah manifestasi jelas dari pola pikir rasis dan xenofobia dari penyelenggara, dan bahwa tindakan mereka bertentangan dengan semua norma dan nilai yang diterima masyarakat beradab.

Dia juga menyebutkan bahwa provokasi itu bagaimanapun juga tidak mencerminkan pandangan mayoritas warga Swedia dan Eropa.

Pada Sabtu lalu seorang tokoh rasis bernama Rasmus Paluden, pemimpin partai sayap kanan di Denmark, membakar Al-Quran di sebuah daerah di Swedia. Langkah yang dilakukan dengan dalih kebebasan berekspresi di bawah naungan kepolisian negara itu memicu reaksi luas dari dunia Islam.

Kericuhan dan bentrokan pecah di beberapa kota Swedia sejak Kamis lalu setelah kelompok sayap kanan dan anti-Islam Denmark menggelar aksi pembakaran Al-Quran di beberapa kota.

Pada Minggu lalu aparat berwenang menyatakan tiga orang terluka setelah terkena peluru polisi selama bentrokan. (mm/aa/fna)

DISKUSI: