Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Nasrallah Ingatkan Israel Serius Perhatikan Peringatan Lebanon

Published 20/01/2018 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Beirut, LiputanIslam.com – Sekjen Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah mengingatkan Rezim Zionis Israel agar “sepenuhnya serius” memperhatikan peringatan pemerintah Lebanon, karena “Lebanon akan bersatu mencegah tindakan lancang musuh terhadap wilayah sengketa.”

Dalam pidato pada peringatan syuhada Quneitra dan 40 hari gugurnya Abu Imad Al-Mughniyah, Jumat (19/1/2018), Nasrallah mendesak pemerintah Lebanon agar bertanggungjawab atas terjadinya lagi serangan Israel, dan konsisten pada sikapnya untuk tidak menormalisasi hubungan dengan Israel.

Mengenai serangan terhadap salah seorang kader Hamas di Sidon, Lebanon, tersebut Sekjen Hizbullah mengingatkan bahwa ini merupakan “permulaan yang berbahaya dan tak boleh didiamkan”, dan jangan sampai membiarkan Israel kembali melakukan “pembunuhan dan pembantaian di Lebanon.”

“Ledakan yang menyasar salah satu kader Hamas di Sidon merupakan permulaan yang berbahaya dan tak boleh didiamkan. Semua indikasi yang ada menunjukkan bahwa Israel berada di balik peledakan ini,” katanya.

Dia berharap pemerintah Lebanon serius menindak lanjuti kasus ini jika Israel terbukti terlibat di dalamnya dan melakukan agresi dan pelanggaran terhadap kedaulatan Lebanon.

Dia menyoal, “Bolehkan menutup mata terhadap aksi pembunuhan yang dilakukan Israel di Lebanon, dan jika demikian maka bagaimana mungkin kita bisa bernyanyi tentang negeri yang aman?”

Mengenai klaim Amerika Serikat (AS) bahwa Hizbullah berbisnis narkoba, Nasrallah menyebutnya“tuduhan aniaya yang sama sekali tak bersandar pada realitas,” dan hanya bertujuan mencoreng citra Hizbullah serta mengkriminalisasi organisasi pejuang ini.

“Berbisnis narkoba bagi kami haram hukumnya, walaupun seandainya dijual ke masyarakat Israel,” terangnya.

Dia menyilakan pengadilan AS melakukan penyelidikan di Lebanon, dan meminta pemerintah Lebanon agar tidak memprovokasi Hizbullah.

Tokoh beserban hitam sebagai tanda keturunan Nabi Muhammad SAW ini menjelaskan bahwa Hizbullah memutuskan untuk tidak terlibat dalam kegiatan bisnis apapun karena beberapa sebab, antara lain karena ada sanksi dan tidak memiliki modal, dan karena itu pula organisasi pejuang Islam Lebanon anti-Israel ini tidak terlibat kegiatan apapun dalam proyek-proyek investasi di berbagai wilayah yang telah dibebaskan dari pendudukan teroris di Suriah dan Irak, dan tidak pula memberi mandat kepada siapapun untuk berinvestasi atas nama Hizbullah.

Sayyid Nasrallah kemudian menegaskan bahwa Hizbullah telah membuktikan kedudukannya sebagai salah satu kekuatan terpenting dalam pemberantasan terorisme di kawasan.

Dia juga mengingatkan Israel agar serius memperhatikan peringatan pemerintah Lebanon.

“Kubu muqawamah (resistensi anti-Israel) akan berdiri solid bersama tentara dan pemerintah Lebanon dalam penolakan terhadap pengubahan apapun di titik-titik perbatasan (Lebanon dengan Israel),” katanya.

Mengenai pernyataan AS bahwa negara arogan ini mempertahankan keberadaan pasukannya di Irak dan dan Suriah dengan dalih demi “mencegah kembalinya ISIS”, dia memastikannya sebagai “hipokritas Amerika.”

Menurutnya, apa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini memperlihatkan ambisi AS dan peranannya dalam menciptakan ISIS sebagai alat untuk mengembalikan eksistensi AS di kawasan, terutama Irak.

“Jika kalian (AS) memang tidak menginginkan kembalinya ISIS maka mintalah kepada para sekutu kalian di kawasan dan dunia agar tidak menyokong ISIS dan tidak membiarkannya muncul lagi,” ujarnya.

Nasrallah juga mengingatkan bahwa kebersikerasan Presiden AS Donald Trump menggunakan jargon “terorisme Islam” merupakan salah satu bukti permusuhannya terhadap Israel. Nasrallah menolak menyebut  terorisme AS sebagai “terorisme Kristen” karena sebutan demikian sangat menciderai perasaan umat Kristiani.

Mengenai Palestina, dia mengatakan ada sebagian rezim Arab yang menekan orang-orang Palestina agar menerima “apa yang telah ditawarkan kepada para pemuda Palestina.”

Nasrallah menegaskan penolakannya secara mutlak terhadap hegemoni AS dan karena itu Hizbullah akan selalu berpihak kepada bangsa Palestina dan bersama mereka dalam menghadapi segala tantangan.

“Kami akan melindungi tempat-tempat suci kami dan Al-Quds kami, dan kami tidak akan pernah berlepas diri dari kewajiban kami,” pungkasnya. (mm/rayalyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account