Militer Iran Pamerkan Tujuh Alutsista Baru Buatannya

0
193

Teheran, LiputanIslam.com –   Iran memamerkan sejata dan perlengkapan militer baru buatannya di tengah ketegangan yang terus meningkat antara negara republik Islam ini dan negara Yahudi Zionis Israel penjajah Palestina.

Dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Wakil Komandan Angkatan Bersenjata Iran untuk Koordinasi, Laksamana Habibollah Sayyari, Ahad (25/4), Angkatan Bersenjata Iran memamerkan “tujuh capaian baru”  yang dikembangkan oleh Organisasi Penelitian dan Jihad Swasembada Angkatan Bersenjata Iran.

Tujuh item itu mencakup; sistem peringatan radar drone berkemampuan mendeteksi dan memacetkan radar pengawasan udara di berbagai drone, helikopter, dan jet tempur; sistem peringatan sinar laser yang dipancarkan dari drone untuk mendeteksi senjata berpemandu laser dan ancaman udara;  sistem pertahanan udara jarak pendek, termasuk laser perusak bertenaga tinggi; dan kemampuan mengirim peringatan ke stasiun kendali dan panduan darat drone.

Produk lain adalah mesin turbojet mikro yang dapat digunakan pada sistem drone, pesawat ringan satu tempat duduk, wave glider, berbagai sistem rudal, dan dapat digunakan pada mesin penggerak dan untuk meluncurkan mesin utama pesawat.

Produk berikutnya adalah sistem pertahanan diri drone Tiam 1400, deteksi dan penelusuran radar terpandu serta pengawasan udara drone musuh. Sistem ini beroperasi di semua pita frekuensi dan mampu mendeteksi berbagai jenis sinyal radar pengawasan udara dan secara cerdas mentransmisikan sinyal yang diterima ke jamming system.

Sistem lain yang diluncurkan pada hari itu ialah “mass flight”; sistem penerbangan berbasis jaringan berdasarkan kecerdasan buatan yang terdiri dari drone terkemuka, drone tindak lanjut, dan stasiun darat yang memiliki kemampuan untuk melakukan operasi online atau terjadwal. Sistem ini juga berkemampuan menjalankan misi untuk mengidentifikasi, memantau dan menghancurkan target darat dan terbang musuh, dan  memiliki jangkauan operasional yang sesuai.

Produk lainnya adalah Taha 1400, sistem pengacau radar pengintai udara yang dipasang pada drone yang merupakan sistem dengan daya yang sesuai dan mencakup area operasional yang luas dengan menggunakan antena terarah dan menjaga keamanan berbagai drone yang terbang di atas zona musuh, serta cerdas, ringan dan hemat konsumsi voltase, dan dapat dipasang dengan cepat dan mudah.

Capaian selanjutnya adalah peningkatan sistem gangguan berbasis darat untuk menghadapi ancaman drone dan sistem yang dikendalikan dari jarak jauh dengan mengganggu sistem navigasi mereka.

Pada tanggal 18 April 2021 Angkatan Bersenjata Iran juga telah meluncurkan dua sistem pertahanan udara yang baru dikembangkan di dalam negeri, yaitu Zolfaqar dan Majid yang mampu menghancurkan rudal jelajah. (mm/fna)

Baca juga:

Pentagon: Iran Maju Pesat Dalam Pengembangan Rudal Balistik dan Drone

[Video] Pakar Iran: Ledakan di Ramle dan Negev Tandai Kerapuhan Israel

 

DISKUSI: