Militer Iran Nyatakan Kapal Induk AS Terhenti di Laut Arab

0
124

Teheran, LiputanIslam.com –  Seorang pejabat senior militer Iran mengatakan bahwa kapal induk Amerika Serikat (AS) Abraham Lincoln melego jangkar di Laut Arab dan tidak mendatangi Teluk Persia, tak seperti klaim AS sebelumnya.

Pejabat itu, Jumat (17/5/2019), menjelaskan bahwa gerakan militer AS di kawasan itu bertujuan mempertahankan satuan pasukan mereka dan bahwa semua hal lain yang ditunjukkan oleh AS belakangan hanyalah untuk mengobarkan perang psikologis dan memengaruhi opini publik dalam dan luar negeri AS.

Menurut analisis intelijen dan militer, lanjutnya, apa yang terjadi belakangan ini di media pembenci Iran dan beberapa pejabat AS tentang gerakan militer AS di kawasan Teluk Persia sama sekali tidak bernilai, dan bahwa kondisi satuan-satuan pasukan darat, laut, dan udara AS menunjukkan fakta ini dan fakta bahwa mereka hanya mengantisipasi bahaya yang mungkin mengancam satuan-satuannya.

“Kapal induk USS Abraham Lincoln sekarang diparkir di Laut Arab dan tidak datang ke Teluk Persia. Semua armada perang mereka telah keluar dan Teluk Persia telah menjadi lebih kosong dari sebelumnya. Jadi, klaim Amerika bahwa ia mengirim armadanya (ke Teluk Persia) adalah klaim palsu,” ujar petinggi militer anonim itu .

Dia mengatakan bahwa ketidak mampuan AS  dan negara-negara sekutunya melakukan tindakan militer terhadap Iran sangat jelas dari sikap dan pengakuan para pemimpin rezim-rezim itu bahwa mereka tidak berniat berperang melawan Iran.

“Tetapi mereka menunjukkan sikap ini melalui penggunaan teknik perang psikologis … supaya momok perang tetap mendominasi opini publik, momok yang pada hakikatnya bukan karena kemauan, melainkan karena ketidakberdayaan,” tuturnya.

Dia kemudian menegaskan, “Republik Islam Iran sebagai negara yang aman belum dan tidak akan pernah mengawali perang,  tapi angkatan bersenjata kami saat ini lebih kuat dan lebih siap daripada sebelumnya untuk menghadapi konspirasi, dan AS dan sekutunya sangat menyadari hal ini.” (mm/alalam)

DISKUSI: