Teheran, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Iran mengecam keras tindakan Australia yang melabeli Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai “sponsor terorisme.”
Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (30/11), Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran mengatakan “keputusan tidak bijaksana” pemerintah Australia mengenai IRGC sejalan dengan tujuan jahat dari sistem arogan yang dipimpin oleh AS yang notabene negara sponsor terorisme itu sendiri.
Tindakan Austalia itu, ungkap militer Iran, bertujuan melayani kepentingan rezim teroris Israel dalam melanjutkan penindasan dan kejahatan, tidak memiliki makna apapun selain klaim “tidak berdasar dan penuh kebencian” di bawah tekanan AS dan Israel, dan menunjukkan kurangnya pemahaman yang tepat tentang realitas internasional dan global.
Militer Iran menegaskan bahwa sikap seperti yang ditunjukkan Australia justru memperkuat tekad bangsa Iran untuk meningkatkan kekuatan pertahanannya dan tidak akan menghasilkan apa pun selain dukungan yang lebih besar dari rakyat Iran dan negara-negara merdeka di seluruh dunia kepada pasukan Iran, terutama IRGC.
Pemerintah Australia pada hari Kamis lalu mencap IRGC sebagai “sponsor terorisme” atas tuduhan tak berdasar bahwa pasukan elit Iran ini telah mengatur serangan terhadap komunitas Yahudi Australia.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Kamis, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras keputusan tersebut dan menegaskan, “Langkah politik oleh pemerintah Australia merupakan preseden berbahaya dan kriminal, yang dirancang di bawah pengaruh rezim Zionis untuk mengalihkan perhatian publik dari genosida di Gaza.” (mm/presstv)