Merinci Babak Belur Israel, Panglima IRGC Sebut Kubah Besi Israel Cuma Gelembung

0
563

Teheran, LiputanIslam.com –  Panglima pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mayjen Hossein Salami menyebut Rezim Zionis sebagai rezim ringkih yang sistem pertahanannya hanyalah sekedar “gelembung yang pasti meletup”.

“Ledakan besar di pabrik motor pertahanan udara dan roket pembawa satelit di Israel belakangan ini membuktikan kerapuhan sistem keamanan Israel… Israel sudah rapuh dalam sistem keamanannya, dan AS pun tak akan dapat memberikan bantuan apapun untuk memperkuat keamanan Israel,” ujarnya.

Salami merinci dan menjelaskan, “Ledakan di kilang Haifa, kebocoran amoniak, terkenanya delapan perusahaan Israel oleh serangan siber, ledakan dekat Bandara Ben-Gurion, terbunuhnya para agen mata-mata Israel di Arbil, Irak, dan jatuhnya rudal dekat reaktor Dimona membuktikan kerapuhan sistem keamanan dan sistem Kubah Besi di Israel.”

Dia menegaskan, “Pukulan pertama terhadap Israel akan menjadi pukulan terakhir, dan tindakan taktis apapun terhadapnya akan menimpakan kekalahan strategis padanya.”

Salami menyebut narasi Israel mengenai jatuhnya rudal dekat reaktor Dimona sebagai “menggelikan dan membuktikan kelemahan sistem pertahanan udara Israel”.

“Sistem pertahanan Israel tak akan dapat mencegah rudal meskipun rudal ini menempuh jarak yang jauh,” ungkapnya.

Dia juga menilai Israel sedang mengalami “keruntuhan dari dalam di mana pilar-pilar internalnya sudah keropos secara politik, sosial, dan ekonomi”.

Mengenai kapal-kapal dagang Israel, dia mengatakan, “Dalam dua bulan terakhir terbukti kelemahan pelayaran ini di semua titik dunia. Perdagangan Israel via laut dapat dinon-aktifkan dengan mudah.”

Mengenai Arab Saudi dia mengatakan, “AS tak bisa melakukan tindakan apapun untuk menyelamatkan Saudi dari kekalahannya yang nyata di Yaman. AS tak bisa mencegah kekalahan Saudi dalam berhadapan dengan Yaman sehingga terpaksa meninggalkannya secara bertahap.”

Salami juga mengatakan, “Sistem pertahanan udara di Saudi tak sanggup mencegat rudal dan drone yang dilesatkan oleh pasukan Yaman.” (mm/alalam)

DISKUSI: