Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Menteri Agama Tunisia Sebut Salafi/Wahabi Biang Kerok Takfiri dan Radikalisme

Published 04/11/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

menag-tunisia-abdul-jalil-bin-salimTunis, LiputanIslam.com –  Menteri Agama Tunisia Abdul Jalil Bin Salim melontarkan pernyataan pedas terhadap kaum Salafi/Wahabi dan menyebut faham ini sebagai ajaran yang bertanggungjawab atas tersebarnya terorisme dan radikalisme, dan karena itu dia menyerukan kepada para pemuka agama di Kerajaan Arab Saudi agar segera melakukan reformasi keagamaan.

Pernyataan keras tanpa tedeng aling-aling terhadap Wahabisme dan Saudi itu dia kemukakan dalam sidang Komisi HAM dan Kebebasan parlemen Tunisia, Kamis (3/11/2016).

“Saya katakan kepada duta besar Saudi dan sekjen para menteri Arab yang juga merupakan orang Saudi; ‘Benahilah ajaran kalian, karena para teroris secara historis adalah alumni kalian.’ Saya mengatakan ini dalam kapasitas saya sebagai ulama dan intelektual. Takfir (pengkafiran) tidak keluar dari faham lain dalam Islam kecuali faham Hanbali dan faham Wahabi, maka benahilah akal kalian.”

Faham Wahabisme muncul di Semenanjung Arab pada abad ke-18 Masehi dan didirikan Mohammad bin Abdul Wahhab. Faham ini kemudian melahirkan kelompok-kelompok radikal yang belakangan menggunakan label “Salafi” karena mereka tidak suka disebut “Wahabi” yang konotasinya sudah terlanjur negatif di mata umat Islam.  Belakangan mereka menyebut istilah Wahabi berasal dari kaum Muslim Syiah dan bagian dari kaum ini untuk memojokkan para pengikut ajaran Mohammad bin Abdul Wahhab.

Arab Saudi adalah salah satu negara yang secara resmi menganut faham Wahabi dan disebut-sebut paling ketat menerapkan syariat di Dunia Islam.

Abdul Jalil melanjutkan bahwa di kalangan akademisi Saudi sendiri sekarang sudah mulai terjadi introspeksi dan ada pengakuan dari mereka bahwa para penganut Wahabi memang biang malapetaka di Dunia Islam.

“Kitalah penyebab problematika dan krisis, pikiran dan faham kitalah yang melahirkan teroris, dan faham ini pula yang merepotkan lembaga politik di Kerajaan Arab Saudi,” kata Abdul Jalil, menirukan pengakuan kalangan tersebut.

Menteri Agama Tunisia menambahkan, “Radikalisme dan terorisme yang kita lihat di dunia Islam berpangkal pada faham ini, yang berniat baik maupun yang berniat buruk. Faham ini, secara epistemologis maupun metodologis, tidak menghasilkan apa-apa kecuali radikalisme.”

Tunisia adalah salah satu negara yang paling terkena getah fenomena radikalisme Wahabi sehingga ribuan orang, terutama anak muda, di negara ini tercuci otaknya dan bergabung dengan organisasi-organisasi ekstrem semisal al-Qaeda, ISIS, dan Ansar al-Sharia yang semuanya berfaham Wahabi. (mm/rayalyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account