Menlu Iran Ungkap Surat Saudi Sepeninggal Jenderal Soleimani

0
1

Munich, LiputanIslam.com –  Menlu Iran Mohammad Javad Zarif menyatakan sepeninggal mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Teheran telah merima surat dari Riyadh terkait dengan hubungan Iran-Arab Saudi.

“Usai peristiwa kesyahidan Soleimani, kami menerima sebuah surat dari Saudi ihwal hasratnya untuk berdialog dengan Iran,” ujar Zarif dalam sebuah wawancara di sela konferensi keamanan di Munich, Jerman, Sabtu (15/2/2020), sembari menekankan bahwa Iran siap berdialog dengan semua negara jirannya, termasuk Saudi.

Dia mengatakan, “Republik Islam Iran memandang keamanan para jirannya sebagai bagian dari keamanan iran sendiri… Kami telah memberikan respon positif atas surat mereka, dan kami nyatakan bahwa kami siap, tapi kami kemudian tidak mendapat tanggapan dari pihak Saudi.”

Dia menjelaskan bahwa keamanan kawasan Teluk Persia bergantung kepada semua negara kawasan ini sendiri, dan mereka hendaknya menyadari bahwa AS dan Israel tidak akan bisa memberikan keamanan kepada mereka.

Baca: Pertama Kalinya, Delegasi Organisasi Yahudi Amerika Berkunjung ke Saudi

“Jika negara-negara tetangga memang menghendaki de-eskalasi maka ada banyak jalan untuk mewujudkan tujuan ini, tapi hal yang terpenting terkandung dalam hasrat dan kehendak sejati negara-negara ini,” lanjutnya.

Zarif lantas menilai belum ada tanda-tanda positif dari Saudi untuk tujuan itu maupun terkait dengan gagasan Presiden Iran Hassan Rouhani untuk perdamaian Selat Hormuz.

Baca:   Pasukan Yaman Tembak Jatuh Jet Tempur Tornado Saudi

“Kuwait, Qatar, Oman, dan Irak sudah merespon inisiatif ini, tapi Saudi, Emirat, dan Bahrain tidak meresponnya… Saudi dan Emirat melakukan upaya-upaya di balik ketegangan di kawasan kami,” ujar Zarif. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS: