Jenewa, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan bahwa putaran negosiasi terbaru negaranya dengan AS telah berakhir dengan kesepakatan mengenai serangkaian prinsip panduan yang akan membentuk diskusi selanjutnya menuju kesepakatan potensial.
Kepada reporter IRIB usai pembicaraan berakhir di Jenewa pada hari Selasa (17/2), Araghchi menyebut pembicaraan itu “serius” dan lebih konstruktif daripada putaran sebelumnya, dengan berbagai proposal yang diajukan dan diperiksa secara menyeluruh.
“Akhirnya, kami dapat mencapai kesepakatan tentang serangkaian prinsip panduan yang akan menjadi dasar kami untuk melangkah maju dan membahas teks kesepakatan potensial,” katanya.
Dia memperingatkan bahwa mencapai kesepakatan akhir tidak akan segera terjadi, dan bahwa pekerjaan teknis pada teks akan lebih rinci dan kompleks. Meskipun begitu, dia menekankan bahwa “kemajuan yang baik” telah dicapai dan sudah terlihat jalan yang lebih jelas dan positif.
Ditanya tentang putaran pembicaraan selanjutnya, Araghchi menyatakan belum ada tanggal yang ditetapkan. “Para pihak sepakat untuk mengerjakan teks kesepakatan potensial dan saling bertukar teks tersebut sebelum menyepakati tanggal putaran pembicaraan selanjutnya,” tuturnya.
ARaghchi menyimpulkan bahwa meskipun belum ada peta jalan formal, kedua belah pihak kini memiliki gambaran yang lebih jelas, meskipun masih ada perbedaan yang membutuhkan waktu untuk diatasi.
Putaran pembicaraan tidak langsung terbaru antara Iran dan AS berlangsung sekitar tiga jam di kediaman duta besar Oman.
Araghchi memimpin delegasi Iran, didampingi oleh Wakilnya untuk Urusan Politik, Majid Takht-Ravanchi, Wakil untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharibabadi, Wakil untuk Diplomasi Ekonomi, Hamid Ghanbari, dan juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei.
Para ahli teknis, hukum, dan ekonomi juga andil dalam tim negosiasi Iran dalam putaran tersebut.
Pembicaraan tersebut menyusul dimulainya kembali negosiasi nuklir tidak langsung pada 6 Februari di ibu kota Oman, Muscat, yang dipimpin oleh Araghchi dan utusan AS Steve Witkoff. (mm/presstv)