Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Menlu Iran: Perjanjian Kairo Mati Akibat Provokasi E3 dan AS

Published 22/11/2025 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –    Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan tindakan provokatif Amerika Serikat (AS) dan Troika Eropa (Inggris, Prancis, dan Jerman) telah “membunuh” Perjanjian Kairo, yaitu kesepakatan yang dicapai di Kairo, Mesir, antara Iran dan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) pada September 2025, di mana kedua pihak menyetujui kerangka teknis untuk melanjutkan kerja sama dan inspeksi.

Dalam sebuah unggahan di akun X miliknya pada hari Jumat (21/11), Araghchi menyebut AS dan E3 telah menyerang diplomasi di setiap langkah dan menyebabkan runtuhnya Perjanjian Kairo.

“Mengingat E3 dan AS menginginkan eskalasi, mereka tahu betul bahwa pengakhiran resmi Perjanjian Kairo merupakan akibat langsung dari provokasi mereka,” tambahnya.

Araghchi mengacu pada serangkaian peristiwa yang dia nilai “membawa kita ke sini”. Menurutnya, Israel dan kemudian AS tiba-tiba menyerang Iran pada pertengahan Juni ketika Teheran dan Washington berada di ambang putaran keenam perundingan nuklir tidak langsung.

Dia mengingatkan bahwa Iran telah menandatangani kesepakatan dengan IAEA di Kairo untuk melanjutkan inspeksi, dengan mediasi Mesir, setelah peristiwa pengeboman fasilitas nuklir Iran, namun E3 tetap menuntut sanksi PBB terhadap Teheran di bawah tekanan AS.

Dia menyebutkan bahwa ketika Iran mulai memberikan akses kepada inspektur IAEA ke fasilitas nuklirnya yang tidak rusak, AS dan E3 “bersatu untuk mengecam Teheran” di Dewan Gubernur IAEA.

“Jelas bagi semua orang untuk melihat: Iran bukanlah pihak yang ingin menciptakan krisis lain. Niat baik kami juga tidak dihargai,” tegas Araghchi.

Postingannya muncul setelah Dewan Gubernur pengawas nuklir PBB yang beranggotakan 35 negara pada hari Kamis dengan selisih suara tipis menyetujui resolusi anti-Iran, mendesak Teheran untuk “tanpa penundaan” melaporkan stok uranium yang diperkaya dan fasilitas yang rusak akibat agresi Israel dan AS pada Juni lalu, sementara dewan itu juga sama sekali tidak menyebutkan perihal kerja sama jangka panjang Iran dengannya.

Resolusi yang dirancang oleh E3 dan AS tersebut disahkan dengan 19 suara mendukung, tiga suara menentang, dan 12 abstain. Rusia, Tiongkok, dan Niger adalah negara-negara yang menentangnya.

Pada 13 Juni, Israel menyerang Iran, sehari setelah IAEA mengklaim bahwa Teheran telah gagal memenuhi komitmennya terhadap perlindungan nuklir internasional, sehingga membuka jalan bagi perang 12 hari, yang menewaskan sejumlah komandan militer berpangkat tinggi, ilmuwan nuklir, dan banyak warga sipil.

Lebih dari seminggu kemudian, AS melibatkan diri dalam perang dengan mengebom tiga lokasi nuklir Iran, sebuah pelanggaran berat terhadap Piagam PBB, hukum internasional, dan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

Pada 9 September, Menteri Luar Negeri Iran dan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi mencapai kesepakatan mengenai modalitas praktis untuk melanjutkan kerja sama setelah pertemuan di ibu kota Mesir, Kairo.

Kesepakatan ini dicapai setelah Parlemen Iran dengan suara bulat mengesahkan undang-undang yang mewajibkan pemerintah u menangguhkan semua kerja sama dengan IAEA menyusul agresi Israel-AS terhadap tiga lokasi nuklir.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada hari Kamis mengecam resolusi IAEA sebagai “penyalahgunaan terang-terangan badan internasional” untuk melicinkan tujuan AS dan E3. Dia  mengatakan Iran sedang mempertimbangkan lebih banyak tindakan balasan terhadap resolusi ilegal tersebut.(mm/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love1
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account