Teheran, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan pihaknya belum menerima proposal tertulis dari Amerika Serikat (AS), baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Pada saat yang sama, pesan yang kami dan dunia terima tetap membingungkan dan kontradiktif. Namun sikap Iran tetap tegas dan jelas: hormati hak-hak kami dan cabut sanksi; karena dengan begitu akan ada kesepakatan,” ungkap Araghchi.
Menteri Luar Negeri Iran menambahkan, “Saya katakan ini dengan jelas: Tidak ada skenario di mana Iran akan menyerahkan haknya yang diperoleh dengan susah payah untuk melakukan pengayaan nuklir bertujuan damai, hak yang juga dinikmati oleh semua negara anggota Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir.”
Dia juga mengatakan, “Bangsa Iran yang besar telah membuktikan kekuatan dan ketahanan mereka dalam menghadapi pihak-pihak yang berusaha memaksakan hegemoni mereka. Kami selalu menyambut dialog yang didasarkan pada rasa saling menghormati dan selalu menolak segala bentuk intimidasi.”
Araghchi menyatakan demikian sebagai respon terhadap laporan Axios yang mengutip klaim seorang pejabat AS bahwa pemerintahan Trump telah mengajukan proposal tertulis kepada delegasi Iran. (mm/alalam)
