Menlu AS: Semua Opsi Terbuka bagi Isu Iran, Israel adalah Bagian dari Solusi Timteng

0
31

TelAviv, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menyatakan bahwa semua opsi ada di atas meja terkait dengan isu Iran.

“Sanksi AS terhadap Iran berdampak pada kemampuan Iran … semua kemungkinan masih ada di atas meja mengenai Iran,” ungkapnya dalam wawancara dengan surat kabar Israel The Jerusalem Post, seperti dikutip situs Rai Al-Youm, Ahad (22/11/2020).

Dia juga mengatakan, “Sanksi yang dijatuhkan terhadap Teheran berkontribusi untuk menyampaikan pesan yang jelas di Timur Tengah, dan juga berkontribusi pada penjalinan perjanjian perdamaian yang mengarah pada isolasi Iran lebih lanjut.”

Mengenai Rezim Zionis Israel, dia mengatakan,”Negara-negara di Timur Tengah harus memahami bahwa Israel adalah bagian dari solusi di kawasan, dan Perjanjian Abraham adalah jalan untuk itu.”

Dia menambahkan, “Kebijakan Presiden AS Donald Trump adalah yang terbaik, dan itu mengarah pada Timur Tengah yang lebih aman, terutama terhadap Israel.”

Normalisasi Hubungan Arab-Israel dan “Bahaya Iran”

Pada kesempatan lain dalam wawancara dengan salur Al-Arabiya, Ahad, Menteri Luar Negeri AS menyebutkan bahwa beberapa negara lain akan bergabung dengan perjanjian damai dengan Israel demi mencegah apa yang disebutnya bahaya Iran bagi Timur Tengah.

“Saya yakin sepenuhnya bahwa negara-negara lain akan bergabung dengan apa yang telah dilakukan orang-orang UEA, Bahrain, dan Sudan, dan pada gilirannya akan ada pengakuan terhadap posisi Israel yang benar di antara bangsa-bangsa… Mereka akan melakukannya karena itu merupakan sesuatu yang benar dan harus dilakukan demi rakyat mereka karena faktor kesejahteraan yang semakin bertambah dan keamanan bagi negara-negara mereka,” papar Pompeo.

Dia melanjutkan, “Ini tidak akan terjadi tanpa kepemimpinan dan partisipasi AS dalam menentukan bahaya Iran di Timur Tengah… AS berusaha mewujudkan perdamaian di kawasan dengan mempertimbangkan bahaya yang direpresentasikan oleh Iran. Negara-negara kawasan (Israel dan Arab Teluk) menyadari ancaman bersama yang ada pada Iran.”

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al-Saud menyatakan bahwa Riyadh mendukung normalisasi normalisasi hubungan dengan Israel “asalkan menjamin hak orang-orang Palestina”.

Seperti diketahui, Israel telah menandatangani perjanjian damai dan normalisasi hubungan dengan UEA, Bahrain, dan Sudan yang dimediasi oleh AS. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Pertama Kali, Menlu AS Kunjungi Permukiman Zionis di Tepi Barat

Suriah Kutuk “Provokasi” Menlu AS di Golan

 

..

DISKUSI: