Nazaret, LiputanIslam.com – Anggota parlemen Knesset Israel, Amit Levy, mengatakan kepada Channel 14 bahwa semua brigade Hamas yang berjumlah 24 masih eksis, bernafas, dan tidak satu pun di antara mereka terbasmi.
Dia menambahkan bahwa faksi pejuang Jihad Islam juga masih ada.
“Mereka (pemerintah Israel) berbohong kepada kita bahwa Jihad Islam telah dimusnahkan,” katanya, Kamis (16/5).
Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth mengutip pernyataan Menteri Ekonomi Israel, Nir Barkat, bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant “membawa Israel ke tingkat keamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” dan bahwa “Netanyahu dan Gallant memberi kita waktu tujuh bulan, dan mereka tidak mencapai hasil.”
Sebelumnya di hari yang sama media Israel mengomentari pernyataan Gallant mengenai Jalur Gaza, dan menilainya “mengungkapkan garis kesalahan yang secara bertahap memburuk dalam kepemimpinan politik dan keamanan di Israel selama beberapa bulan terakhir.”
Gallant pada hari Rabu mengaku akan menentang “pemerintahan militer Israel di Jalur Gaza,” karena “hal ini akan memakan banyak darah dan biaya, serta akan berlangsung selama bertahun-tahun.”
Dia menambahkan bahwa upayanya untuk mengangkat masalah pemerintahan di Gaza setelah perang “tidak mendapat tanggapan dari pemerintahan Netanyahu”.
Dia menyerukan agar Netanyahu mengumumkan bahwa “Israel tidak akan mengambil kendali sipil atas Jalur Gaza, dan untuk menemukan sebuah alternatif dari gerakan Hamas”.
Menanggapi pernyataan ini, Menteri Keamanan Itamar Ben Gvir mengatakan, “Gallant masih saja gagal sejak 7 Oktober hingga sekarang, dan harus diganti, untuk mencapai tujuan perang.” (mm/raialyoum)