AlQuds, LiputanIslam.com – Tak kurang dari dari 14 tentara Zionis tewas dan 39 lainnya terluka dalam pertempuran yang terjadi pada hari Rabu (2/10), di Lebanon selatan, menurut laporan media Israel, yang mengutip pernyataan sumber-sumber Israel.
Di pihak lain, pasukan perlawanan Islam Lebanon Hizbullah mengumumkan bahwa para pejuangnya bertempur melawan pasukan infanteri Israel yang berusaha menyusup ke kota Al-Adissa di Distrik Marjayoun di Kegubernuran Nabatieh, Lebanon selatan.
Tentara Israel mengeluarkan pernyataan, di bawah klausul izin untuk penerbitan, mengkonfirmasi tewasnya Kapten Eitan Oster, seorang komandan unit Egoz di divisi komando, dalam pertempuran di Lebanon.
Mereka juga mengakui bahwa tentara Daniel Azzam tewas dalam pertempuran di Lebanon selatan pada Rabu pagi ketika pasukan dari unit khusus Egoz menyusup, dan ketika itu Hizbullah melepaskan tembakan dan meluncurkan roket ke arah pasukan Zionis. Bahkan ketika terjadi proses evakuasi tentara yang terluka , pejuang Hizbullah terus melepaskan tembakan dan roket.
Hizbullah sendiri dalam sebuah pernyataan menyatakan mujahidinnya dini hari Rabu menghadang pasukan infanteri Israel yang berusaha menyusup ke kota Al-Adissa dari arah Khallet Al-Mahafer, sehingga menimpakan kerugian pada pasukan Zionis dan memaksanya mundur.
Hizbullah menjelaskan bahwa perlawanannya itu dilakukan untuk menunjang keteguhan rakyat Palestina di Jalur Gaza, mendukung perlawanan mereka yang berani dan terhormat, dan untuk membela Lebanon dan rakyatnya. (mm/alalam)