Massa Tak Dikenal Serang Konsulat Jenderal Iran di Karbala

0
116

Karbala, LiputanIslam.com –  Di tengah maraknya gelombang unjuk rasa di berbagai kota dan daerah Irak dilaporkan bahwa konsulat jenderal Iran di Karbala dikepung dan dilempari batu oleh sekelompok massa tak dikenal.

Reporter al-Alam melaporkan bahwa pada Ahad malam waktu setempat (3/11/2019) sekira 1000 massa telah mengepung gedung konsulat Iran di kota yang disucikan oleh umat Islam bermazhab Syiah tersebut hingga tak lama kemudian pasukan keamanan datang ke lokasi, mengendalikan keamanan, dan memulihkan situasi.

Kepolisian Karbala memastikan pihaknya telah mengendalikan dan memulihkan keamanan terkait dengan aksi massa tersebut.

Al-Alam menyebutkan bahwa pasukan keamanan Irak telah menggagalkan upaya sejumlah orang dikenal mendekati gerbang konsulat Iran tersebut.

Baca: Aksi Massa Hentikan Aktivitas Pelabuhan Umm Qasr-Irak

Sementara itu, sekjen kelompok relawan Irak Asaib Ahl al-Haq, Syeikh Qais al-Haz Ali, menuding pimpinan satu di antara tiga lembaga tinggi negara Irak berada di balik kerusuhan yang melanda Irak.

Al-Haz Ali juga memastikan bahwa dinas rahasia Israel, Mossad, memiliki markas di provinsi Sulaimaniyah di Irak utara.

Dalam sebuah acara televisi dia menjelaskan bahwa 99 persen demonstran Irak tak ada kaitannya dengan agenda atau partai manapun.

Baca: Presiden Iran Layangkan Surat ke Negara-Negara Arab Teluk Persia

Dia juga mengatakan, “Problema sesungguhnya di Irak ada dalam konsitusi Irak, bukan Islam, dan pembentukan komisi pemilihan umum independen di tengah sistem pemerintahan partai parlementer adalah kedustaan yang tak akan dipercaya oleh siapapun.” (mm/alalam)

DISKUSI: