Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Madawi al-Rasheed: Arab Saudi Tersandera Oleh Dekrit Raja

Published 30/04/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

madawi al-rasheed2London, LiputanIslam.com – Aktivis dan intelektual berdarah Arab Saudi Madawi al-Rasheed yang tinggal di London, Inggris, mengaku prihatin dan cemas terhadap rakyat Saudi yang seharusnya berhak menjadi “putera mahkota bagi negerinya sendiri”.
Hal ini dia nyatakan dalam pesan Twitternya menyusul dekrit Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz, berupa pencopotan Putera Mahkota Muqrin bin Abdulaziz al-Saud dan

Menteri Luar Negeri Saud bin Faisal bin Abdulaziz al-Saud dari jabatan penting masing-masing. Sebagaimana pernah diberitakan, sesuai dekrit itu masing-masing petinggi Saudi itu digantikan oleh Mohammad bin Nayef bin Abdulaziz al-Saud dan Adel bin Ahmed al-Jubeir. (Baca: Gempa Politik di Saudi, Putera Mahkota dan Menlu Saudi Dicopot)

Al-Rasheed mengaku kuatir terhadap nasib rakyat Saudi yang “termakzul” karena harus “berbaiat dan berbaiat lagi hingga tercerailah mereka dari haknya untuk menjadi putera mahkota di negeri mereka sendiri.”

“Pendirian lembaga-lembaga seperti Dewan Baiat yang pada akhirnya tetap dikesampingkan oleh dekrit raja menunjukkan bahwa di Saudi tidak ada reformasi kecuali sebatas fenomena media, dan negara ini tetap tersandera oleh dekrit raja,” kicaunya beberapa jam lalu.
Dia menambahkan bahwa Saudi tetap akan menjadi satu-satunya negara yang tidak memiliki lembaga yang merepresentasikan rakyat, tidak memiliki masyarakat madani yang memiliki hak berpendapat, dan reformasi politik tetap menjadi ilusi besar di era kekuasaan dua (pangeran) Mohammad.”

“Tak ada agenda reformasi politik maupun tekanan rakyat dan pergerakan. Yang ada hanyalah sebuah bangsa yang bertambah dari segi jumlah di sebuah negara yang mengabaikan jutaan manusia yang tidak memiliki apapun kecuali mendengar dan tunduk,” imbuhnya.

Aktivis HAM dan akademikus Middle East Center LSE, London, ini juga menyinggung soal serangan Saudi terhadap Yaman.
“Ketersibukan orang-orang Saudi dengan perang rezim mereka di luar negeri membuat mereka menjadi ekstrimis, tegang dan terjauh dari pemikiran mengenai masa depan dalam negeri.”

Dibagian akhir kicaunya dia menuliskan, “Jangan salahkan sistem yang mengabaikan rakyat yang terisolasi dan puas dengan pengisolasian ini. Sistem demikian adalah bahan bakar bagi pemerintahan diktator yang hidupnya bergantung pada stagnasi masyarakat.” (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account