Riyadh, LiputanIslam.com – Pejabat senior dari negara-negara Arab dan Muslim yang menghadiri pertemuan puncak di Arab Saudi pada hari Minggu (28/4) menyerukan sanksi efektif terhadap rezim Israel atas kejahatan perang yang dilakukannya di Palestina.
Seruan itu dibuat oleh para menteri luar negeri Yordania, Mesir dan Turki, serta pejabat dari Qatar, Otoritas Palestina dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang menghadiri KTT Gabungan Luar Biasa Arab-Islam di ibu kota Arab Saudi, Riyadh untuk membahas perang di Gaza.
Kemlu Saudi di situs webnya menyatakan bahwa KTT tersebut menyerukan tindakan antara lain penghentian ekspor senjata ke Israel.
KTT yang dipimpin oleh Menlu Saudi Faisal bin Farhan tersebut menyatakan bahwa perangkat hukum internasional harus diaktifkan untuk meminta pertanggungjawaban rezim Israel atas kejahatan yang telah dilakukannya dalam beberapa bulan terakhir di Gaza dan Tepi Barat.
Para pejabat Arab dan Muslim yang menghadiri pertemuan tersebut juga menegaskan adanya kebutuhan untuk penghentian aktivitas terorisme pemukim Israel, dan bahwa harus ada sikap yang jelas dan tegas dalam hal ini.
Mereka juga menolak segala upaya rezim Israel mengusir warga Palestina dari tanah leluhur mereka di Gaza.
Para pejabat Arab dan Muslim yang menghadiri KTT di Riyadh itu juga menyatakan keprihatinan atas represi yang diambil terhadap demonstran pro-Palestina di negara-negara Barat. (mm/presstv)