Kontak Senjata di Qatif, Saudi, 8 Orang Terbunuh

0
124

Qatif, LiputanIslam.com –  Delapan orang anggota kelompok “Al-Harak al-Shaabi” (Gerakan Rakyat) terbunuh dalam kontak senjata dengan pasukan Kerajaan Arab Saudi. Demikian dilaporkan al-Alam berdasarkan keterangan sumber-sumbernya, Sabtu (11/5/2019).

Sumber-sumber itu menyebutkan bahwa  11 warga negara Saudi dikepung oleh pasukan negara ini hingga 8 orang warga di antaranya terbunuh.

Saat melaporkan insiden berdarah itu, Al-Alam menyebutkan bahwa pengepungan masih berlangsung, namun otoritas Saudi menerapkan sensor berita secara ketat.

Pada Sabtu pagi sumber-sumber setempat mengaku mendengar suara kontak senjata sengit antara pasukan Saudi dan sekelompok orang tak dikenal di Pulau Tarout yang diblokir oleh pasukan Saudi dari semua arah, dan terjadi pula kontak senjata di selatan daerah Sanabis, provinsi Qatif, di bagian timur Arab Saudi.

Pada 23 April lalu otoritas Saudi mengeksekusi 37 warga negaranya yang sebagian besar adalah para aktivis damai, termasuk beberapa pemuka agama, pengusaha, dosen, dan tokoh masyarakat.

Eksekusi massal itu mendapat kecaman keras terutama dari berbagai organisasi peduli HAM internasional, termasuk Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia yang menyebutkan bahwa vonis eksekusi dijatuhkan tanpa melalui proses penyidangan yang sesuai dengan standar keadilan dan transparansi internasional, dan bahwa pengakuan dari para tervonis diambil melalui cara penyiksaan.

Amnesti Internasional juga mengecam eksekusi massal terhadap warga yang sebagian besar bermazhab Syiah tersebut.

“Eksekusi massal hari ini adalah demonstrasi yang mengerikan dari pemerintah Arab Saudi yang tidak peduli terhadap kehidupan manusia. Ini juga merupakan indikasi lain yang mengerikan tentang bagaimana hukuman mati digunakan sebagai alat politik untuk menghancurkan perbedaan pendapat di tengah warga minoritas Syiah negara ini, “kata Lynn Maalouf, Direktur Riset Timur Tengah Amnesti International. (mm/alalam/amnesty)

DISKUSI: