Kontak Senjata dengan Tentara Azerbaijan, 15 Tentara Armenia Tewas

0
208

Yerevan, LiputanIslam.com –  Parlemen Armenia, Selasa (16/11), mengumumkan 15 tentara negara ini tewas dalam kontak senjata dengan tentara Azerbaijan di perbatasan di tengah suasana kekhawatiran terhadap kemungkinan pecahnya lagi perang antara kedua negara sebagaimana terjadi pada tahun lalu.

Kementerian Pertahanan Armenia menyatakan 12 tentara Azerbaijan ditawan oleh tentara Armenia. Kementerian ini dalam sebuah pernyataannya di hari yang sama menyebutkan, “Tentara Azerbaijan telah menyerang posisi-posisi tentara Armenia hingga menyebabkan jatuhnya korban tewas dan luka di pihak Armenia.” Kementerian ini menambahkan bahwa Armenia juga telah kehilangan kendali atas dua posisi militernya.

Di pihak lain, Kementerian Luar Negeri Azerbaijan dalam sebuah pernyataan yang detail menyalahkan Armenia dan menuduhnya sengaja meningkatkan ketegangan di perbatasan antara kedua negara.

Eskalasi antara Azerbaijan dan Armenia ini terjadi sekira satu tahun setelah keduanya terlibat dalam perang terbaru di wilayah Nagorno-Karabakh yang dipersengketakan.

Perang ini berakhir dengan keberhasilan Azerbaijan menguasai sebagian besar wilayah yang semula dikuasai oleh Republik Karabakh, yang didukung Armenia dan tidak mendapat pengakuan internasional. Perang ini disusul dengan penyebaran pasukan penjaga perdamaian Rusia di wilayah yang memisahkan antara Azerbaijan dan Armenia.

Pemerintah Iran melalui juru bicaranya Saeed Khatibzadeh menyatakan prihatin atas eskalasi terbaru antara Azerbaijan dan Armenia, dan mengimbau kedua pihak untuk menahan diri dan menghormati perbatasan yang diakui secara internasional.

Khatibzadeh menyerukan supaya perselisihan antara Baku dan Yerevan diselesaikan melalui jalur dialog dan damai, dan Iran siap memediasi sebagaimana di masa lalu demi tegaknya keamanan dan stabilitas di kawasan.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Turki Halusi Akar dalam percakapan telefon dengan sejawatnya dari Azerbaijan, Zakir Hasanov, Selasa, menyatakan Ankara tetap berpihak dan menyokong Baku. (mm/alalam/fna)

 

 

DISKUSI: