Teheran, LiputanIslam.com – Kantor Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei di akun Twitter-nya mencuit tentang peluncuran rudal hipersonik termutakhir buatan Iran yang dinamai “Fattah” (Pembuka).
Situs berita Al-Alam milik Iran, Rabu (7/6), menyebutkan bahwa terkait dengan rudal supercanggih tersebut, akun Khamenei.ir yang merupakan akun kantor Ayatullah Khamenei telah memosting foto rudal tersebut disertai pernyataan pemimpin besar Iran yang mengutip sebuah pernyataan Imam Ali bin Abi Thalib ra mengenai keutamaan ilmu.
Seperti pernah diberitakan, Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada hari Selasa (6/6), telah memamerkan rudal hipersonik Fattah, yang dilaporkan memiliki jangkauan 1.400 kilometer dan berkecepatan 13-15 Mach. Rudal ini menggunakan teknologi mutakhir yang memungkinkannya menembus dan menghancurkan semua perisai pertahanan lawan.
Terkait dengan prestasi baru Iran di bidang alutsista ini, akun kantor Ayatullah Khamenei menyebutkan pentingnya ilmu pengetahuan bagi umat demi membentengi diri dari “terkaman” musuh.
Akun tersebut memosting cuitan kata mutiara Imam Ali as dalam bahasa Arab dan disertai arti dan komentar dalam bahasa Persia.
“Amirul Mukminin Ali as berkata; ‘Ilmu adalah kekuasaan, siapa mendapatkannya maka dia akan menang, dan siapa tak mendapatkannya maka dia akan diterkam,’”bunyi cuitan itu dalam teks bahasa Arab.
Cuitan itu kemudian menjelaskan dengan bahasa Persia; “Raihlah ilmu. Jika ilmu dapat kamu raih maka niscaya akan memiliki cakar yang kuat, dan jika kamu tak meraihnya maka para pemilik cakar yang kuat akan menekuk tanganmu.”
Sementara itu, seakan mengingatkan lagi mengapa Iran sedemikian gigih menyembangkan persenjataan mutakhir, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian mengatakan semua itu dilakukan Iran sebagai daya tangkal yang bahkan dapat “menjamin keamanan dan stabilitas di Asia Barat (Timur Tengah”, serta menambah tekad Teheran untuk mengembangkan hubungan persahabatan dan kemitraan yang konstruktif dan menguntungkan dengan negara-negara jirannya.
“Kekuatan pencegahan Iran berfungsi untuk menjamin perdamaian regional yang berkelanjutan,” cuit Amir-Abdollahian di Twitter.
Dia menambahkan bahwa Iran akan terus mempraktikkan “diplomasi yang bermartabat” dalam upayanya membina hubungan luar negerinya, dan secara bersamaan akan menghidupkan kembali kekuatan militer dan pertahanannya.
Peluncuran rudal Fattah dilakukan Iran beberapa hari setelah negara republik Islam ini memamerkan rudal balistik hipersonik baru lain yang dinamai “Kheibar”, yang mampu mencapai jarak 2.000 kilometer dan membawa hulu ledak seberat 1.5 ton dengan kemampuan strategis dan taktis yang memukau.
Pejabat militer mengatakan bahwa Kheibar yang dikembangkan oleh Kementerian Pertahanan itu dapat mencapai target dengan margin error di bawah 30 meter, dan bahwa rudal ini menggunakan teknologi tinggi untuk menerobos sistem pertahanan udara musuh. (mm/alalam/fna)
Baca juga:
Soal Rudal Fattah, Presiden Raisi: Daya Deterensi Iran Tingkatkan Keamanan Regional
Iran Rilis Rudal Hipersonik, Pejabat AS: Kita Tak Punya Sistem Pertahanan Hadapi Rudal Hipersonik