Teheran, LiputanIslam.com – Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigjen Ismail Qaani, menyatakan bahwa operasi serangan bersandi Janji Sejati yang dilancarkan Iran pada bulan lalu merupakan serangan yang diperhitungkan dengan sangat matang, dan kemudian AS dan NATO berusaha menghadapinya dengan mengerahkan segenap kemampuan mereka.
Dia menyebutkan bahwa sebanyak lebih dari 200 unit pesawat tempur terbang di angkasa kawasan sekitar pada malam serangan Iran tersebut.
“Lebih dari 200 unit jet tempur terbang di angkasa kawasan sekitar sejak awal hingga akhir malam operasi serangan itu, namun entitas Zionis tak dapat membendung serangan itu,” ungkapnya.
Dia menambahkan, “Operasi Janji Setia telah membuktikan bahwa entitas Zionis serta AS dan Barat secara keseluruhan terlampau kecil untuk berdiri menghadang pasukan Poros Resistensi. Ini bukan slogan, melainkan telah terbukti secara kongkret, dan mereka sendiri mengakuinya.”
Penerus jenderal legendaris Qasem Soleimani ini juga mengatakan, “Republik Islam Iran telah membuktikan keperkasaan dan tekadnya di depan kamera tanpa tedeng aling-aling.”
Menurutnya, operasi Janji Setia dilancarkan di kawasan yang paling dipadati sistem pertahanan udara.
Dia mengatakan, “Prancis, Jerman dan Inggris yang telah mendatangkan jet-jet tempur mereka pada malam operasi Janji Setia janganlah mengira bahwa perkaranya sudah selesai.” (mm/alalam)