Komandan IRGC: Kekuatan Kami Melampaui Perbatasan Iran

0
125

Teheran, LiputanIslam.com –  Komandan pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mayjen Hossein Salami memberikan peringatan keras terhadap negara-negara yang belakangan ini melontarkan pernyataan-pernyataan bernada intimidasi terhadap Iran.

“Negara-negara yang berteriak anti Iran hendaklah menyadari pernyataan-pernyataan mereka, karena Iran sanggup menciptakan kesulitan (bagi mereka),” tegas Salami, Rabu (25/9/2019), dua hari setelah sejumlah negara terkemuka Eropa menuduh Iran sebagai pelaku serangan terhadap pabrik minyak Arab Saudi.

Baca: Inggris, Jerman, dan Prancis Sebut Iran Bertanggungjawab atas Insiden Aramco

“Musuh telah sampai tahap yang membuat mereka membayangkan bahwa segala peristiwa yang terjadi di kawasan adalah buatan kita… Musuh dan negara-negara yang berteriak anti-Iran hendaknya menyadari pernyataan-pernyataan mereka, karena kami dapat membuat problematika untuk mereka,” ungkap komandan IRGC.

Mengenai kekuatan Iran, Salami menegaskan, “Kekuatan kita sekarang melampaui perbatasan Iran… Musuh mengetahui jangkauan kekuatan kita di kawasan, namun tidak ingin mengakuinya.”

Baca: Laporan: Bin Salman Hubungi Mark Esper, Bahas Pengiriman Pasukan AS ke Saudi

Secara terpisah, kepala administrasi operasi darat IRGC Brigjen Morteza Mirian menegaskan bahwa daya pertahanan Iran sedemikian besar sehingga musuhnya tidak dapat menebak apa yang akan dapat dilakukan Iran.

Mirian memastikan bahwa klaim-klaim para petinggi IRGC mengenai kekuatan militer Iran berlandaskan dasar yang kuat dan bertumpu pada pengalaman intensif sejak 40 silam dalam sepak terjang mereka “untuk menakutkan musuh”.

Dia menjelaskan bahwa kejutan adalah suatu keharusan dalam urusan militer, dan karena itu tidak diperlukan penjelasan detail mengenai kekuatan militer Iran.

Baca: Rouhani di PBB: Keamanan Saudi Bergantung pada Penghentian Perang di Yaman

Dia kemudian mengancam bahwa balasan Iran akan berkali lipat serangan terhadap Iran, dan “tak mungkin bagi musuh dapat menyerang kemudian kabur tanpa mendapat balasan.”(mm/alalam)

DISKUSI: