Koalisi Arab Gempur Gedung Telekomunikasi di Hudaydah, Tiga Orang Yaman Tewas

0
253

Hudaydah, LiputanIslam.com –   Pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi, Kamis (20/1), mengumumkan pihaknya telah memulai “serangan udara akurat” di kota Hudaydah, Yaman, dengan dalih untuk menghancurkan kekuatan militer gerakan Ansarullah (Houthi).

“Pelabuhan Hudaydah adalah pembuluh darah penyelundupan senjata Iran untuk Houthi dan sumber ancaman bagi kebebasan pelayaran laut. Mereka menjadikan Perjanjian Stockholm sebagai payung untuk perlindungan dan mengancam kebebasan pelayaran,” klaim pasukan koalisi.

Reporter Al-Alam melaporkan bahwa serangan di Hudaydah menerjang bangunan komunikasi pada Kamis malam. Laporan awal menyebutkan bahwa serangan itu menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 17 orang, sementara regu-regu penyelamat masih berusaha mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan tiga tingkat.

Sebagian besar korban serangan itu adalah anak-anak kecil yang sedang bermain dekat gedung tersebut ketika terjadi serangan udara pasukan koalisi. Seorang pejabat telekomunikasi mengatakan bahwa dalam bangunan itu terdapat beberapa pegawai yang sedang bertugas malam.

Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyatakan prihatin atas “berlanjutnya serangan udara koalisi di Yaman.

Jubir Sekjen PBB, Stephane Dujarric, menyampaikan keprihatinan itu dalam jumpa pers di markas PBB di New York, AS.

“Sekjen PBB prihatin atas berlanjutnya serangan udara di Sanaa, Hudaydah dan sejumlah tempat lain di Yaman dalam beberapa hari terakhir. Sekjen PBB juga prihatin atas   berlanjutnya serangan rudal dan pemboman di sejumlah kawasan di negara ini, yang menyebabkan jatuhnya korban sipil dan kerusakan pada banguan indrastruktur sipil,” ujar Dujarric.

Dia menambahkan bahwa Sekjen PBB menegaskan lagi seruannya kepada semua pihak untuk sedapat mungkin menahan diri dan menghindari eskalasi di tengah ketegangan yang meningkat di kawasan, serta mengindahkan semua komitmen mereka kepada hukum humaniter internasional.

Sementara itu, Sekjen Konferensi Umum Partai-Partai Arab, Qasim Salih, mengutuk serangan pasukan koalisi Arab di Sanaa yang telah menewaskan 14 warga dan melukai banyak warga lainnya.

Qasim Salih menyatakan bahwa Yaman sejak awal agresi pasukan koalisi Saudi-Emirat-Barat bersikukuh menghadapi kekuatan-kekuatan arogan dan imperialis yang bergabung untuk menghancurkan integritas Yaman serta menyisihkan bangsa Yaman dari isu-isu umat, terutama urusan Palestina. (mm/alalam/raialyoum)

DISKUSI: