TelAviv, LiputanIslam.com – Media Israel melaporkan bahwa pasukan rezim pendudukan Israel yang melakukan penetrasi ke selatan Jalur Gaza selama beberapa bulan terakhir telah mundur, setelah perang berlangsung total enam bulan tanpa mencapai tujuan yang dinyatakan.
Media Israel pada hari Ahad (7/4) mengumumkan bahwa Divisi ke-98, dengan tiga brigadenya, mundur dari Khan Yunis setelah 4 bulan bertempur di sana, dan bahwa penarikan ini terjadi untuk pertama kalinya sejak awal serangan darat.
Media Israel menjelaskan bahwa hanya Brigade Nahal dan Divisi 162 yang tersisa di Jalur Gaza, dan bahwa brigade ini “melakukan tugas mengamankan Koridor Netzarim dalam upaya mencegah penduduk Gaza kembali ke Jalur utara.”
Disebutkan bahwa tentara Israel menarik semua pasukan darat dari Jalur Gaza selatan, kecuali satu brigade
Media Israel melaporkan bahwa beberapa jam setelah tentara Israel mundur, empat roket diluncurkan oleh para pejuang Palestina dari Khan Yunis menuju kawasan sekitar Gaza.
Media Israel mengkonfirmasi penarikan pasukan tentara pendudukan dari Khan Yunis, dan mereka mengklaim bahwa mereka berpindah ke apa yang disebut “Fase C,” yang mencakup “metode penggerebekan dan operasi titik berdasarkan informasi intelijen.”
Penarikan pasukan ini terjadi pada saat kubu pejuang Palestina terus melawan pasukan pendudukan di lebih dari satu poros, dan menjadikan mereka sebagai target sergapan secara tepat hingga menjatuhkan banyak korban jiwa.
Media Israel menyebutkan bahwa sejauh ini 604 tentara dan perwira tewas sejak 7 Oktober 2023, termasuk 260 orang dalam serangan darat ke Gaza, dan total 3.188 tentara terluka, sementara media online Rai Al-Youm yang berbasis di London memastikan bahwa Israel tak berani berterus terang mengenai jumlah korban yang sebenarnya.
Saluran Al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon melaporkan para pejuang Palestina sedang membuat sebuah epik heroik di kota Khan Yunis, sehingga media Israel berbicara tentang sebuah “insiden sulit”.
Ada dua peristiwa sulit yang dialami tentara pendudukan di kota Khan Yunis; satu di daerah Al-Zinna, sebelah barat kota, dan yang lain di lingkungan Al-Amal, sebelah timurnya.
Operasi penyelamatan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan setelah para pejuang melancarkan aksi penyergapan di daerah Al-Zinna, dan pasukan Zionis kemudian meluncurkan rudal dari pesawat tempur dan pesawat pengintai, di samping penembakan intensif dari tank.
Menurut Al-Mayadeen, setidaknya tiga unit helikopter pendudukan mendarat di timur Khan Yunis di Jalur Gaza selatan, untuk mengangkut tentara pendudukan yang tewas dan terluka.
Ini bukan pertama kalinya unit tentara pendudukan terkena sergapan hebat di Khan Yunis di mana berbagai front pertempuran diwarnai perlawanan sengit yang menewaskan puluhan tentara Israel. (mm/almayadeen)