
Gaza, LiputanIslam.com – Ketua Otoritas Palestina Mahmoud Abbas alias Abu Mazen melontarkan pernyataan tak senonoh terhadap faksi-faksi pejuang Palestina di Gaza, terutama Hamas, sehingga membangkitkan gelombang kecaman luas dari warganet Arab.
Dalam pembukaan sidang ke-32 Dewan Pusat Palestina dia dengan nada geram menyerukan penyerahan tawanan Israel di Gaza, sembari memaki dan menggunakan bahasa vulgar dan tidak pantas, yaitu dengan menyebut Hamas sebagai anak anjing.
“Hai kalian anak anjing, serahkan apa yang kalian miliki dan bebaskan kami dari urusan berat ini,” pekiknya, sebagaimana terlihat dan terdengar dalam penggalan video yang beredar di media sosial.
Makian Abbas itu tak pelak mengundang kecaman luas di media sosial di mana banyak warganet juga mengungkapkan kemarahan mereka terhadapnya.
Mereka menyebut Abbas sejak awal memang sudah beradaptasi dan bahkan membaur dengan rezim pendudukan Israel, alih-alih peduli kepada penderitaan rakyat Palestina yang terus menerus diblokade dan direpresi oleh Israel.
Dikutip laman saluran Al-Alam, Rabu (23/4), salah seorang warganet Arab menyatakan, “Demi Allah, tak satupun orang Palestina berbangga dengan pemimpin seperti ini, yang keras kepala dan (berusaha) menggagalkan perjanjian tawanan yang disaksikan oleh para penengah dan orang-orang yang netral.”
Dia menambahkan, “Abbas menyerang Hamas dengan kata-kata vulgar dan tak patut dilontarkan oleh sekelumit gerakan yang berbalik dengan menjadikan dirinya pelayan bagi rezim pendudukan.”
Warganet lainnya menyatakan, “Mahmoud Abbas merupakan salah satu penyebab tersia-siakannya hak Palestina, dan faktor utama menguatnya dominasi rezim pendudukan atas tanah-tanah Palestina. Dia tak pantas menjadi pemimpin yang merepresentasikan cita-cita Palestina. Awal dari penamatan riwayat rezim pendudukan ialah penamatan riwayat kekuasaan Mahmoud Abbas.” (mm/alalam)