AlQuds, LiputanIslam.com – Diplomat senior AS Amos Hochstein telah menemui para pemimpin Israel supaya kemudian mendatangi Lebanon sebagai bagian dari upaya Washington meredakan ketegangan antara Israel dan Hizbullah.
Amos Hochstein tiba di Israel pada hari Senin (17/6) dan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Presiden Isaac Herzog dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.
Kantor Gallant mengatakan bahwa menteri ini“memberikan penilaian situasi mengenai perkembangan di perbatasan utara Israel, menekankan adanya serangan harian Hizbullah terhadap komunitas utara Israel, dan merinci upaya (militer Israel) menggagalkan teroris dan infrastruktur Hizbullah”.
Kantor Gallant menambahkan, “Menteri Gallant dan Mr Hochstein membahas situasi keamanan secara panjang lebar dan dampaknya terhadap kawasan.”
Kunjungan Hochstein terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran akan terjadinya perang besar antara Israel dan kelompok Hizbullah Lebanon yang berpotensi memicu konflik regional yang lebih luas.
Hizbullah telah meningkatkan serangan terhadap Israel dalam seminggu terakhir setelah salah satu komandan utamanya terbunuh oleh serangan udara Israel di Lebanon selatan.
Namun kelompok yang bersekutu dengan Iran itu, yang hampir setiap hari menargetkan posisi militer Israel sejak pecahnya perang di Gaza, belum mengumumkan serangan baru terhadap Israel sejak Sabtu malam.
Tidak jelas apakah jeda yang bertepatan dengan hari raya Idul Adha itu ada kaitannya dengan kunjungan Hochstein tersebut. (mm/aljazeera)