Kepala Intelijen Iran ke Baghdad, Pangkalan Militer AS di Arbil Diserang

0
373

Baghdad, LiputanIslam.com –  Serangan terhadap kepentingan-kepentingan AS di Irak masih menjadi berita harian di Negeri 1001 Malam ini, sementara Kepala Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dilaporkan telah mengadakan kunjungan rahasia ke Baghdad sehari sebelum pangkalan-pangkalan AS mendapat serangan.

Berbagai sumber melaporkan bahwa pangkalan militer AS di Bandara Arbil di wilayah Kurdistan Irak mendapat serangan roket dan pesawat nirawak (drone), Selasa (6/7).

Saluran berita Al-Arabiya melaporkan bahwa Bandara Arbil ditutup, semua lampunya dipadamkan dan semua pesawat dikosongkan dari penumpang.

Sabereen News di aplikasi Telegram menyebutkan sedikitnya 20 roket telah ditembakkan ke pangkalan militer AS di Arbil, dan pesawat nirawak juga telah digunakan dalam serangan ini.

Saluran berita Al-Jazeera mengutip media Irak bahwa Konsulat AS di Arbil membunyikan sirine, sementara badan kontra-terorisme Kurdistan Irak mengkonfirmasi laporan adanya serangan roket ke Bandara Arbil.

Beberapa media Irak memberitakan bahwa serangan itu menggunakan 20 roket dan tiga pesawat nirawak hingga menyebabkan semua jalur menuju Bandara Arbil ditutup.

Kementerian Pertahanan AS mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa pihaknya mengetahui laporan-laporan adanya serangan roket ke bandara tersebut.

Di hari yang sama, sumber Irak menyatakan bahwa kepala intelijen IRGC Hussain Taeb mendatangi Baghdad, ibu kota Irak, secara diam-diam dan tanpa pemberitahuan sebelumnya beberapa jam sebelum serangan tersebut.

“Taeb tiba di Baghdad beberapa jam lalu dan menemui para pejabat Irak serta para petinggi (pasukan relawan) Al-Hashd Al-Shaabi dan faksi-faksi bersenjata,” ungkap sumber itu kepada RT.

Dia menambahkan, “Kepala Intelijen IRGC telah membahas masalah keberadaan pasukan AS dan serangan yang menimpa pangkalan-pangkalan militer dan perdelegasian AS. Dia akan menemui kepala pemerintahan Irak Mustafa Al-Kadhimi pada sore hari.” (mm/fna/raialyoum)

DISKUSI: