Teheran, LiputanIslam.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan kembali penentangan negaranya terhadap campur tangan asing di Iran.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (22/1), Direktorat Komunikasi Kepresidenan Turki mengatakan bahwa Presiden Erdogan, dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Iran dan menegaskan kembali penentangan Turki terhadap intervensi asing apa pun.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa Erdogan membahas perkembangan terkini di Iran, hubungan bilateral, dan isu-isu regional, dan menekankan bahwa penyelesaian masalah tanpa eskalasi lebih lanjut juga akan menguntungkan Ankara.
Erdogan menekankan bahwa penyelesaian masalah dan pencegahan eskalasi ketegangan di kawasan juga menguntungkan Turki.
Di pihak lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa turunnya jutaan rakyat Iran di jalanan dalam aksi nasional melawan perusuh telah menggagalkan rencana pihak-pihak yang mensponsori kerusuhan.
Kerusuhan dan kekerasan yang menargetkan keamanan warga dan stabilitas negara terjadi di Iran pada tanggal 8 dan 9 Januari, ketika protes damai yang menuntut perbaikan kondisi hidup ditunggangi oleh kawanan pelaku sabotase,vandalis dan teroris yang didukung oleh entitas asing.
Pasukan keamanan Iran berhasil menangkap sejumlah perusuh dan teroris, yang mengaku berpartisipasi dalam tindakan kekerasan dan sabotase, termasuk menyerang personel keamanan dan menghancurkan properti publik dan swasta. (mm/alalam)