Kejam, Saudi Serang Markas Tawanan di Yaman, 100-an Orang Terbunuh

0
160

Sanaa, LiputanIslam.com –  Komite Internasional Palang Merah (ICRC) menyatakan pihaknya meyakini sebanyak lebih dari 100 orang terbunuh akibat serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap sebuah markas tawanan di Dhamar, selatan Sanaa, ibu kota Yaman.

Lembaga itu menambahkan bahwa sedikitnya 40 korban yang selamat sedang dirawat setelah serangan itu terjadi pada hari Ahad (1/9/2019).

Penduduk setempat melaporkan mendengar enam serangan udara pada malam hari.

Pihak koalisi yang dipimpin Saudi mengklaim serangannya itu telah menghancurkan situs drone dan rudal Ansarullah (Houthi).

Pihak Ansarullah yang diperangi oleh Saudi dan sekutunya menyatakan serangan itu mengenai sebuah fasilitas yang digunakan sebagai penjara. ICRC mengaku sudah pernah mengunjungi markas tawanan itu.

Franz Rauchenstein, kepala delegasi untuk ICRC di Yaman, mengatakan organisasi itu mengumpulkan mayat-mayat dari lokasi tersebut dan menilai sangat kecil kemungkinan untuk dapat menemukan korban selamat lebih banyak lagi dari bawah reruntuhan.

Dia juga mengaku serius terkait laporan tentang peristiwa ini.

“Sekarang saya sedang dalam perjalanan menuju Dhamar untuk mengeveluasi keadaan,” tuturnya. (mm/bbc/reuters/raialyoum)

DISKUSI: