Al-Quds, LiputanIslam.com – Angkatan BersenjataSedikitnya 12 orang terluka akibat kebakaran yang melanda daerah pegunungan di bagian barat kota Al-Quds, sementara kencangnya tiupan angin membuat api semakin cepat menyebar dan tak terkendali. Demikian dilaporkan saluran i24 Israel, Kamis (1/5).
Para saksi mengatakan bahwa api mendekati jalan secara membahayakan sehingga para pengendara terpaksa meninggalkan kendaraan mereka dan kabur dengan berjalan kaki di tengah suasana kacau dan kepanikan. Tim SAR Israel menetapkan status siaga tinggi, dan dilaporkan bahwa kebakaran melanda lebih dari 15 daerah di utara Israel.
Dikutip Al-Jazeera, sumber keamanan Israel menyatakan ada dugaan gangguan keamaan di balik peristiwa kebakaran ini.
Badan keamanan Shin Bet menyatakan pihaknya sedang menyelidiki penyebab kebakaran, sementara kepala tim damkar di Al-Quds menyebut kebakaran ini bisa jadi yang terbesar dalam sejarah Israel.
Menhan Israel mengumumkan status darurat nasional, tentara berpartisipasi dalam upaya pemadaman dengan mengerahkan regu-regu pasukan, bantuan dan helikopter, dan otoritas terpaksa mengevakuasi penduduk puluhan daerah yang didekati oleh jilatan api yang kian berkobar akibat tiupan angin timur. Pergerakan kereta api dari Bandara Ben-Gurion menuju Al-Quds dihentikan.
Pemerintah Israel meminta berbagai negara segera mengirim bantuan dan pesawat untuk pemadaman api.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengakatan: “Saya mendapat informasi bahwa ada hasutan dari orang Palestina di medsos untuk menyulut api. Harus ada tindakan terhadapnya, dan ini adalah kewajiban Shin-Bet. Penyulut api harus ditangkap secepatnya, dan aksi penjarahan harus dicegah dengan menggunakan segala sarana yang tersedia, sebab kita berhadapan dengan peristiwa besar.”
Kebakaran menjalar hingga ke tank-tank pasukan pendudukan (Israel), yang sedang bersiap untuk festival besok pada hari yang disebut peringatan hari kemerdekaan. Kebakaran mencapai beberapa pangkalan militer.
Studio saluran 12 Israel telah dikosongkan, dan penyiarnya menyerukan penyelamatan diri dari kebakaran.
“Ada instruksi langka dan tak biasa agar studio dikosongkan sekarang juga. Ini belum pernah terjadi sama sekali,” kata penyiarnya.
Dia menambahkan, “Kebakaran mendekati kami di pegunungan Al-Quds. Karena itu, kami hentikan siaran agar kami dapat keluar dengan selamat.”
Mengomentari peristiwa ini, jurnalis Mesir Moataz Matar mengutip ayat suci Al-Quran dalam surat Al-Muddatstsir ayat 31:
“Tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu kecuali Dia sendiri.”
(mm/sahara)
