Beirut, LiputanIslam.com – Kelompok pejuang Hizbullah Lebanon melancarkan serangan rudal pada hari Selasa (24/9) terhadap pangkalan militer Israel dan berbagai target lain di bagian utara Palestina pendudukan (Israel).
Mengenai dampak serangan masif Israel terhadap Lebanon, Menteri Kesehatan Lebanon Firas Al-Abyad mengatakan, “Kami menghitung 585 orang yang gugur syahid, termasuk 50 anak-anak dan 94 wanita, akibat dari agresi Zionis terhadap Lebanon.”
Hizbullah mengumumkan pemboman gudang logistik Divisi 146 di pangkalan Naftali dengan sebuah rudal, “untuk mendukung rakyat Palestina yang teguh di Jalur Gaza, untuk mendukung perlawanan mereka yang gagah berani dan terhormat, dan demi membela Lebanon dan rakyatnya.”
Hizbullah juga menggempur daerah koloni Kiryat Shmona, dan Bandara Militer Megiddo, sebelah barat Afula, dan pabrik bahan peledak di kawasan Zikhron, yang berjarak 60 km dari perbatasan dengan rudal Fadi 2.
Hizbullah juga mengguncang pangkalan Amos (pangkalan utama transportasi dan dukungan logistik wilayah utara) dengan bohlam rudal Fadi 1, serta pangkalan dan bandara Ramat David dengan bohlam rudal Fadi 2.
Hizbullah juga menyerang lokasi dan barak musuh Israel di wilayah utara Palestina pendudukan, termasuk pangkalan Amiad di barat laut Danau Tiberias, komplek industri militer Perusahaan Rafael di wilayah Zovulon di utara kota Haifa, gudang utama wilayah utara di pangkalan Nimra, Barak Yoav di Golan Suriah, dan markas komando Korps Utara di pangkalan Ein Zeitim di barat laut kota Safed , dan pangkalan udara Ramat David. (mm/alalam)