Teheran, LiputanIslam.com – Televisi resmi Iran untuk pertama kalinya menyiarkan secara langsung penampakan Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigjen Esmail Qaani, setelah belakangan ini sempat beredar isu mengenai kondisinya terkait dengan serangan Israel yang menerjang Beirut, ibu kota Lebanon.
Rumor itu menyebutkan bahwa dia gugur akibat serangan tersebut, atau diinterogasi atas dugaan keterkaitan dirinya ataupun personil kesatuannya dengan mata-mata Israel, atau bahwa dia mengalami serangan jantung dirawat di rumah sakit terkait dengan masalah tersebut.
Rumor itu sendiri telah dibantah oleh Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, yang menyebutnya berita dusta dan tendensius.
Dalam siaran langsung itu Qaani tampak khidmat mengikuti seremoni militer penyambutan kedatangan jenazah Wakil Komandan Operasi IRGC Brigjen Abbas Nilforushan yang berlangsung pada dini hari Selasa 15 Oktober 2024.
Nilforushan gugur dalam serangan udara Israel, yang juga menggugurkan Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah di Beirut pada 27 September 2024.
Jenazah Jenderal Nilforushan sendiri sebelumnya telah diterbangkan dari Beirut ke Baghdad dan kemudian dibawa ke Karbala lalu ke Najaf, sebelumnya akhirnya ke Teheran.
Di Irak, lautan umat sempat mengikuti prosesi penghormatan dan pelepasan jenazah Nilforushan.
Jenazah Sang Jenderal masih akan dibawah ke kota Isfahan untuk prosesi pemakaman pada hari Kamis 16 Oktober 2024. (mm/alalam)