Teheran, LiputanIslam.com – Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigjen Esmail Qaani menyatakan bahwa Rezim Zionis Israel membunuh penasehat militer senior IRGC Brigjen Sayid Razi Mousavi di Suriah setelah gagal mencapai apapun dalam invasi militer Zionis di Jalur Gaza.
“Kalian (Israel) membunuh Syahid Sayid Razi Mousavi karena Anda tidak dapat mencapai apa pun di medan pertempuran Gaza,” kata Qa ani pada hari Jumat (29/12)
Mousavi gugur dalam serangan rudal Israel di lingkungan Sayidah Zeinab di Damaskus, ibu kota Suriah, pada hari Senin, ketika bertugas sebagai bagian dari misi asistensi militer Iran di Suriah.
Serangan itu terjadi di tengah perang Israel terhadap Gaza sejak 7 Oktober menyusul operasi serangan Hamas bersandi Badai al-Aqsa.
Qaani menyebut Badai al-Aqsa sebagai reaksi bangsa Palestina terhadap “kekejaman masif Rezim Zionis terhadap umat Islam di Palestina.”
Sedikitnya 21.320 orang, yang sebagian besar perempuan dan anak-anak, terbunuh dalam invasi militer Zionis di Jalur Gaza. Namun Tel Aviv gagal mewujudkan tujuannya, termasuk menumpas Hamas, membebaskan tawanan Israel, dan memaksa penduduk Gaza pindah ke negara-negara tetangga.
Qaani menyatakan bahwa rezim Israel dan Amerika Serikat (AS) yang getol mendukung Israel tidak mencapai apa pun dalam agresi tersebut selain membunuh perempuan dan anak-anak yang tidak bersalah.
Menurutnya, AS telah menginvestasikan seluruh kekuatannya dalam mendukung Zionis, dan Washington pada akhirnya akan bertanggung jawab atas kejahatannya.
Qaani mengingatkan bahwa tak seperti Israel yang mendapat dukungan maksimal dari Barat, rakyat dan para pejuang Palestina di Gaza hanya dibela oleh Poros Resistensi, yang elemennya tersebar di Lebanon, Irak, Suriah dan Yaman.
Qaani juga menyatakan ribuan tentara Zionis yang tewas dalam perang di Gaza, dan juga terdapat sekira 500 kasus kebutaan.
“Namun mereka tidak cukup berani untuk mengumumkan jumlah korban,” ungkap Qaani. (mm/presstv)
Baca juga:
IRGC Bantah Laporan Para Penasehat Militernya Terbunuh dalam Serangan di Bandara Damaskus
IRGC: Balas Dendam Iran akan Berarti Kemusnahan Israel