Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Jenderal Purnawirawan Pakistan Jadi Komandan Koalisi Tanpa Seizin Pemerintah

Published 13/01/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Islamabad, LiputanIslam.com –  Belakangan ini ramai dikabarkan bahwa seorang  jenderal purnawirawan Pakistan telah tampil sebagai panglima pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi. Hal ini lantas ditengarai oleh sebagian media sebagai peringatan Pakistan bagi Iran.

Namun demikian, jenderal purnawirawan bernama Raheel Sharif, mantan kepala staf angkatan bersenjata Pakistan, itu ternyata bergabung dengan pasukan koalisi itu dan maju sebagai panglimanya tanpa seizin pemerintah Islamabad.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Muhammad Asif, dalam keterangannya di depan Majelis Senat negara ini mengenai kabar yang beredar tersebut, Selasa lalu (10/1/2017).

“Pemerintah sama sekali tidak menerima permohonan dari mantan panglima angkatan bersenjata mengenai kebergabungannya dengan koalisi pimpinan Arab Saudi sebagai panglimanya,” kata Asif saat menjawab pertanyaan Reza Rabbani, Ketua Majelis Senat Pakistan mengenai kabar tersebut, seperti dikutip IRNA, Kamis (12/1/2017).

Menurut Daily Pakistan, Asif juga menjelaskan bahwa Raheel Sharif tiba di Pakistan dua hari yang lalu. Semula disebutkan dia bahwa ke Saudi untuk menunaikan umrah tanpa menyebutkan apapun soal tawaran pekerjaan di luar negeri. Dia mengatakan bahwa Majelis Senat akan diberitahu seandainya permohonan itu diajukan.

Senada dengan ini, Penasihat Perdana Menteri Urusan Luar Negeri, Sartaj Aziz, menyatakan Sharif tidak diberi tawaran pekerjaan di luar negeri.

Menurut UUD Pakistan, semua orang yang mengabdi di angkatan bersenjata negara ini setelah pensiun atau memisahkan diri dari angkatan bersenjata karena satu dan lain faktor maka untuk melakukan kegiatan lain, baik di pemerintahan maupun militer, harus menunggu waktu minimal dua tahun setelah pensiun. Sedangkan Raheel Sharif sekarang masih belum dua bulan menjalani masa pensiun.

Uniknya, beberapa sumber di Pakistan menyebutkan bahwa Sharif mengajukan tiga syarat untuk kesediaan dirinya diangkat sebagai komandan pasukan koalisi itu, dan syarat pertamanya ialah masuknya Iran dalam koalisi tersebut.

Pada tahun 2015 pemerintah Pakistan sempat mengaku kaget dikabarkan masuk dalam daftar 34 negara koalisi pimpinan Saudi  yang disebut-sebut untuk memerangi terorisme itu. Tapi di akhir tahun yang sama Islamabad secara resmi mengumumkan keanggotaannya dalam koalisi tersebut.

Tahun lalu dikabarkan bahwa Saudi meminta Sharif bersedia menjadi panglima pasukan koalisi, dan belakangan ini Asif membenarkan kabar tersebut.  (mm/ irna/dailypakistan)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account