Teheran, LiputanIslam.com – Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Abdolrahim Mousavi, memuji pasukan kedirgantaraan negara republik Islam ini atas serangan balik rudal mereka yang sangat efektif terhadap Israel dan AS pada bulan lalu, dan memperingatkan bahwa setiap kesalahan yang berulang akan dibalas dengan respon yang lebih telak.
Mousavi menyatakan demikian saat mengunjungi fasilitas dan prajurit Divisi Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), pada hari Senin (15/7).
“Pedang tajam yang diayunkan oleh Divisi Dirgantara, dengan pertolongan ilahi, berhasil memenggal kepala dan tangan musuh,” katanya.
Seperti diketahui serangan udara intensif Israel terhadap Iran pada 13 hingga 25 Juni telah mendorong Iran untuk melancarkan serangan balik yang cepat dan dahsyat melalui operasi militer bersandi True Promise III (Janji Nyata III).
Iran membidik target-target vital militer, intelijen, dan industri Israel, hingga mengakibatkan kerusakan signifikan. Iran kemudian menyerang al-Udeid, pangkalan udara AS terpenting di Timur Tengah, setelah AS melibatkan diri dalam perang dengan menyerang situs-situs nuklir Iran.
Mousavi mengatakan bahwa pembalasan Angkatan Udara jauh melampaui serangan balasannya selama perang Iran melawan Irak pada tahun 1980-an.
Di bagian lain peryataannya, dia meyakinkan seluruh bangsa Iran bahwa “jika musuh membuat kesalahan lagi, prajurit kami sepenuhnya siap untuk memberikan respon yang lebih telak dan menjerakan.”
Mendampingi Mousavi, Komandan Pasukan Dirgantara, Brigjen Majid Mousavi, menyampaikan laporan tentang True Promise III, yang merinci pencapaian operasi bagi bangsa Iran dan tingkat koordinasi yang terlihat di antara pasukan dan sektor militer penting lainnya selama serangan balasan.
Dia mengatakan, “Berkat pertolongan Allah dan sejalan dengan arahan yang telah dikeluarkan dan mengamanatkan ‘kebertahanan jari di pelatuk,’ kami masih siap menghadapi setiap kesalahan perhitungan dan potensi tindakan avonturisme dari pihak musuh.” (mm/alalam/presstv)