Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Jenderal AS Ini Dilaporkan Sebagai Otak Upaya Kudeta di Turki

Published 26/07/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

AS Jenderal Joh F CampbellAnkara, LiputanIslam.com – Kecurigaan Turki terhadap Amerika Serikat (AS) terkait upaya kudeta yang gagal di Turki tampak kian menggelinding panas . Harian Turki Yeni Safak, Senin (25/7), merilis pernyataan sumber-sumber investigasi bahwa mantan komandan pasukan NATO di Afghanistan, Jenderal Purn. Amerika Serikat (AS) John F. Campbell adalah otak di balik upaya kudeta tersebut.

Sebagaimana dikutip RT, koran konservatif Turki yang mendukung Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan itu melaporkan, Jenderal John. Campbell, 59 tahun, “adalah salah satu tokoh papan atas yang mengorganisasi dan mengatur pasukan yang berada di balik upaya kudeta gagal di Turki.”

Menurut Yeni Safak, Campbell “juga mengatur aliran dana lebih dari 2 miliar dolar AS melalui transaksi di UBA Bank di Nigeria ke personel militer pro-kudeta di Turki.”

Dia memanfaatkan jaringan CIA serta melakukan “sedikitnya dua kali kunjungan rahasia” ke Turki sejak Mei untuk mengupayakan kudeta yang , menurut pemerintah Turki, dilakukan oleh apa yang disebutnya Organisasi Teroris Fethullah (FETO).

Menteri luar negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, mengingatkan bahwa hubungan Ankara dengan Washington bisa terusik jika AS tidak mengekstradisi ulama Turki yang berbasis di AS, Fethullah Gulen, musuh ideologi Erdogan.

Washington sendiri berulang kali mendesak Turki supaya memberikan bukti kuat mengenai keterlibatan Gulen sebelum pembicaraan mengenai kemungkinan ekstradisi Gulen.

Yeni Safak menyebutkan bahwa Campbell melakukan pertemuan rahasia di pangkalan militer Erzurum dan pangkalan udara Incirlik di Turki, dan dia mengarahkan proses pembuatan daftar hitam para perwira militer di pangkalan itu.

“Uang jutaan dolar telah ditransfer dari Nigeria ke Turki oleh sekelompok personel CIA. Uang itu didistribusikan kepada 80 anggota tim khusus CIA, dan digunakan untuk meyakinkan para jenderal pro-kudeta. Setelah mengambil uang dari rekening bank mereka, tim CIA menyerahkannya kepada teroris berpakaian militer,” lapor Yeni Safak .

Ibrahim Dogus, direktur Centre for Turkey Studied and Development di London menilai pemerintahan Turki dan Presiden Erdogan menggunakan laporan ini untuk menekan AS agar mengekstradisi Gulen.

Dia mengatakan, “Presiden Erdogan telah berupaya memburu jaringan ini, mereka yang loyal terhadap Gulen.”
Belum ada tanggapan dari Campbell mengenai laporan media Turki tersebut. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account