Teheran, LiputanIslam.com – Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam di Iran, Laksamana Ali Reza Tangsiri, mengumumkan parade publik di Iran dan negara-negara Poros Resistensi pada malam Hari Quds Internasional.
Laksamana Ali Reza Tangsiri menyatakan parade ini bertujuan menunjukkan kemampuan Poros Resistensi di kawasan maritim, dan demi menyampaikan pesan tegas kepada entitas Zionis Israel.
“ Tahun ini, Hari Al-Quds akan diperingati di seluruh dunia dengan skala (aksi) yang lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dan ini adalah tahun kedua parade nasional diadakan secara spontan,” ujar Tangsiri, seperti dikutip situs berita Al-Alam, Jumat (29/3).
Dia menjelaskan, “Di negara kami, kami juga memperkirakan tampilnya lebih dari 3000 unit perahu ringan dan berat di 13 tempat di pantai selatan dan utara negara ini.”

Dia juga mengatakan, “Kapal-kapal Iran dan kapal-kapal negara Poros Perlawanan di Irak, Suriah, Yaman dan Lebanon akan berangkat secara serentak Kamis depan dengan mengibarkan bendera Palestina.”
Sementara itu, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Mohammad Bagheri, dalam pertemuan dengan kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh, dan delegasi yang menyertainya di Teheran, Jumat, menegaskan bahwa Badai Al-Aqsa telah menghancurkan mitos “Israel tak terkalahkan” serta menjadikan Palestina sebagai isu terdepan dunia Islam dan bahkan seluruh dunia.
“Seandainya AS tidak membantu entitas pendudukan (Israel), maka mereka sudah runtuh sekarang, dan rakyat Palestina akan menang dalam waktu dekat,” ujarnya.
Bagheri menambahkan bahwa apa yang dilakukan entitas Israel sejauh ini adalah “membunuh perempuan dan anak-anak yang tak berdosa, menghancurkan rumah sakit, dan menyebabkan kelaparan.”
Di pihak lain, Haniyeh mengatakan kepada Bagheri, “Dukungan dan tindak lanjut Angkatan Bersenjata dan rakyat Iran untuk perjuangan Palestina telah melipat gandakan spirit pasukan kami dalam mencapai tujuan dari operasi Badai Al-Aqsa.”
Dia juga mengatakan, “Kami tidak akan pernah bisa melupakan perjuangan Syahid Qassem Soleimani dalam mendukung dan membela kaum tertindas di seluruh dunia.” (mm/alalam/raialyoum)