Quds, LiputanIslam.com –  Rezim Zionis Israel menyoraki tudingan Eropa terhadap Iran, dan mengusulkan pembentukan aliansi militer Barat-Arab yang dipimpin Amerika Serikat (AS) untuk melawan Iran, setelah Troika Eropa (Inggris, Jerman dan Prancis) mengklaim bahwa Iran mengembangkan rudal yang berkemampuan membawa hulu ledak nuklir.

“Prancis, Jerman dan Inggris telah memberi tahu Sekjen PBB bahwa Iran sedang mengembangkan rudal yang mampu membawa hulu ledak nuklir, dalam pelanggaran terhadap perjanjian nuklir,” tulis Menteri Luar Negeri Israel Yisrael Katz di akun Twitter-nya, Kamis (5/12/2019).

Dia juga menambahkan, “Langkah selanjutnya adalah membentuk ancaman militer efektif berupa aliansi Barat-Arab yang dipimpin oleh AS untuk mencegah agresi Iran. Ini adalah saat-saat kritis. ”

Selanjutnya, Katz merilis statemen di mana dia mengaku telah menginstruksikan kantornya untuk menyusun daftar semua pelanggaran perjanjian nuklir Iran yang diteken pada tahun 2015.

Daftar itu akan dipresentasikan pada sidang tahunan Dewan Keamanan PBB pada 19 Desember mendatang untuk membahas implementasi resolusi dewan  ini mengenai perjanjian nuklir tersebut.

Baca: AS Tuding Iran Diam-Diam Kirim Rudal Balistik ke Irak

Sementara itu, Benny Gantz, pemimpin koalisi “Biru-Putih”, kekuatan terbesar di Knesset Israel saat ini, di Twitter membuat komentar yang menyambut gembira pesan Troika Eropa, dan menuduh Iran melakukan upaya terus menerus untuk membuat senjata pemusnah massal dan mengembangkan kemampuan rudalnya.

Gantz yang menjadi salah satu calon yang paling berpeluang merebut jabatan presiden Israel menyatakan, “Negara-negara Eropa juga menyadari bahwa Iran merupakan ancaman bagi perdamaian internasional dan stabilitas regional, dan sudah tiba saatnya untuk beralih dari pesan ke tindakan, dan untuk menjatuhkan sanksi konkret terhadap Iran.”

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Troika Eropa dalam suratnya kepada Sekjen PBB Antonio Guterres mengklaim Iran memiliki “rudal balistik berkemampuan nuklir” serta menjalankan kegiatan rudal terbaru yang “tidak konsisten” dengan resolusi PBB yang mendukung JCPOA. Klaim ini dibantah keras oleh Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.

Baca: Menlu Iran: Laporan Troika Eropa kepada PBB Palsu

(mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*