AlQuds, LiputanIslam.com – Penasihat Keamanan Nasional Rezim Zionis Israel Tzachi Hanegbi menuding kelompok pejuang Hizbullah Lebanon berada di belakang serangan bom pinggir jalan yang melukai seorang pengendara di Galilea pada bulan lalu.
Militer Israel mengatakan pasukan keamanan telah membunuh seorang pria yang membawa bom rompi setelah dia tampak menyeberang dari Lebanon ke Israel serta meledakkan sebuah bom di dekat persimpangan Megiddo di Galilea pada 13 Maret.
Para pejabat Israel pada saat itu menyebutkan sedang dilakukan penyelidikan mengenai kemungkinan keterlibatan Hizbullah yang didukung Iran dalam ledakan tersebut.
Menanggapi pertanyaan di Channel 12 Israel apakah krisis politik di Israel akibat rencana pengubahan sistem peradilan telah memberanikan musuh Israel, Hanegbi mengatakan, “Perkiraan kami saat ini menunjukkan bahwa ini dapat menyebabkan operasi yang tidak kita perhitungkan sebelumnya.”
Dia menambahkan, “Kami melihat Hizbullah melakukan operasi demikian, seperti serangan di Megiddo, yang gagal, tapi itu semacam penentangan yang kita tak biasa dengannya.”
Belum ada komentar segera dari pihak Hizbullah. (mm/raialyoum)
Baca juga: