Damaskus, LiputanIslam.com – Empat orang gugur, termasuk seorang remaja, akibat serangan udara Israel di beberapa lokasi terpisah di Suriah.
Kementerian Pertahanan Suriah melaporkan remaja itu terbunuh akibat serangan udara Israel terhadap kota Baniyas di pesisir Laut Mediterania pada hari Rabu.
“Musuh, Israel, melancarkan serangan udara dari arah Lebanon, menyasar lokasi pusat dan bangunan perumahan di kota Baniyas di wilayah pesisir, menewaskan seorang gadis dan melukai 10 warga sipil (lainnya),” ungkap kementerian itu.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), sebuah kelompok pemantau yang berbasis di Inggris, menyebutkan jumlah korban luka sebanyak 20 orang.
Dilaporkan juga bahwa Israel juga menyerang pedesaan kota Homs di Suriah timur hingga menewaskan tiga orang.
SOHR mengidentifikasi korban jiwa sebagai “tiga pejuang Suriah” yang bekerja sama dengan Hizbullah, Gerakan perlawanan Islam Lebanon yang banyak membantu Damaskus melawan terorisme yang didukung asing.
Sebelumnya pada hari itu, Kantor Berita resmi Suriah, SANA, melaporkan bahwa pertahanan udara negara ini telah mencegat “target musuh di langit kota Homs.”
Suriah dan Israel secara teknis sedang berperang karena Israel menduduki Dataran Tinggi Golan milik Suriah sejak tahun 1967.
Israel telah melakukan ratusan serangan terhadap Suriah sejak pada tahun 2011, yaitu sejak negara Arab ini dilanda gejolak pemberontakan dan terorisme yang didukung asing.
Tel Aviv telah meningkatkan serangan secara signifikan sejak Oktober lalu, ketika mereka memulai perang genosida terhadap Jalur Gaza, yang praktis semakin memicu ketegangan di seluruh kawasan Timur Tengah
Belum lama ini militer Israel juga dilaporkan melancarkan serangan udara terhadap dua kendaraan di Provinsi Homs, hingga menggugurkan dua pejuang Hizbullah. (mm/presstv)