Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Israel Rugi Lebih dari Rp 244,9 Triliun Akibat Serangan Balik Iran

Published 08/07/2025 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Alquds, LiputanIslam.com –  Israel menganggap dirinya sebagai negara demokrasi, tetapi pada saat yang sama, merupakan satu-satunya negara di dunia yang masih memberlakukan sensor militer secara ketat, mencegah media berbahasa Ibrani menerbitkan informasi, khususnya selama masa perang.

Minggu lalu, analis politik terkemuka Raviv Drucker, dalam sebuah wawancara dengan direktur jenderal industri militer Israel di Channel 13, mengatakan bahwa sensor militer mencegah media Israel menerbitkan informasi tentang situs-situs yang terkena rudal balistik Iran selama perang 12 hari. Seorang narasumber kemudian menimpali dengan mengatakan, “Kita mencegah publikasi agar tidak memberi musuh gambaran tentang apa yang terjadi selama perang.”

Namun, surat kabar Inggris The Telegraph mengungkapkan bahwa rudal Iran telah menghantam lima pangkalan militer Israel dalam perang 12 hari, berdasarkan data yang tidak dipublikasi akibat undang-undang sensor yang ketat.

Surat kabar itu menambahkan bahwa akademisi di Oregon State University, AS, yang membidangi penggunaan data satelit untuk mendeteksi kerusakan akibat bom di zona perang, telah membagikan data itu kepadanya.

Dilaporkan bahwa di antara fasilitas yang terkena dampak adalah pangkalan udara utama, pusat pengumpulan intelijen, dan pangkalan logistik, selain 36 serangan yang menembus sistem pertahanan udara Israel hingga menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur perumahan dan industri.

The Telegraph mencatat tujuh serangan dilakukan terhadap instalasi minyak dan listrik, dan sebagian dari Institut Weizmann, salah satu pusat penelitian sains paling terkemuka di Israel, hancur. Selain itu, terjadi kerusakan parah pada Pusat Medis Universitas Soroka di Beersheba, dan serangan juga menyasar tujuh daerah pemukiman padat penduduk hingga menyebabkan lebih dari 15.000 warga Israel mengungsi.

“Meskipun sistem pertahanan udara multi lapis Israel dirancang untuk mencegat berbagai jenis proyektil, sistem itu selama perang tersebut didukung oleh dua sistem pertahanan rudal berbasis darat THAAD buatan AS dan rudal pencegat angkatan laut yang diluncurkan dari pangkalan Amerika di Laut Merah,” tulis The Telegraph.

Lebih jauh, mengutip sumber-sumber keamanan dan politik senior di Tel Aviv, surat kabar Israel Haaretz melaporkan; “Selama perang dengan Iran, perkiraan yang disampaikan oleh tentara Israel kepada kabinet sebelum serangan itu telah bocor ke pers mengenai jumlah korban yang diperkirakan di garis depan Israel. Menurut beberapa laporan, perkiraan IDF berkisar antara skenario yang masuk akal, yaitu 800 kematian, dan skenario lain yang memperkirakan 4.000 kematian.”

Haaretz menyebutkan bahwa “motif di balik kebocoran ini, yang diyakini berasal dari eselon politik, jelas: dibandingkan dengan angka-angka ini, jumlah kematian Israel yang sebenarnya , yaitu 29, tampak kurang parah, dan itu merupakan upaya untuk menampilkan pertempuran sebagai sebuah keberhasilan dan meminimalkan tingkat kerusakan, meskipun area kerusakan yang ditinggalkan oleh rudal balistik Iran lebih luas daripada yang pernah dialami Israel sebelumnya.”

Sementara itu, dosen dan analis ekonomi dan keuangan Zionis di surat kabar Israel Maariv mengemukakan bahwa ekonomi Israel telah merugi “puluhan miliar shekel akibat perang 12 hari, dan kini perlu dilakukan perbaikan tidak hanya pada bangunan yang rusak, tetapi juga pada ekonomi.”

“Perang 12 hari tersebut menyebabkan kerugian pada PDB Israel sekitar 52 miliar shekel (lebih dari Rp 244,9 triliun). Pada masa-masa sulit itu, dengan suara sirene, rudal, penghancuran lingkungan sekitar, korban tewas dan luka, sulit untuk menjalani kehidupan sehari-hari secara normal. Sulit untuk meneliti dan mencapai kesimpulan, membuat rencana, menyelesaikan tugas, dan bekerja dengan konsentrasi penuh,” katanya. (mm/raialyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy3
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account