Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Israel Rencanakan Perampasan Tanah Tepi Barat dengan Dalih Pembangunan

Published 21/11/2025 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Quds, LiputanIslam.com –    Israel berencana melakukan perampasan tanah Situs Arkeologi Sebastia bernilai tinggi di wilayah pendudukan Tepi Barat sehingga juga mengancam perkebunan zaitun dan mata pencaharian warga Palestina dengan dalih pembangunan.

Rencana tersebut melibatkan perampasan hampir 1.800 dunam (1.800.000 meter persegi) tanah milik desa Palestina Burqa dan Sebastia, yang berdampak pada nasib ribuan pohon zaitun.

Dalam pemberitahuan terbaru, otoritas Israel mengumumkan niat mereka untuk menyita situs arkeologi Sebastia demi pembangunan dan dengan klaim supaya situs tersebut akan dapat diakses oleh publik.

Tanah ini merupakan milik pribadi dan terdaftar sebagai milik orang Palestina. Warga dan pemilik tanah diberi waktu 14 hari untuk mengajukan keberatan agar perintah tersebut tidak berlaku.

Penyitaan ini akan menjadi perampasan tanah terbesar yang tercatat untuk barang antik, yang terletak di dekat rumah-rumah desa dan berbatasan dengan Area B, yang berdampak pada ribuan kebun zaitun milik pribadi.  Perampasan tanah ini sangat tidak lazim mengingat lokasi situs dan aturan administratif yang mendasari pelaksanaannya.

Sejak 1967, perampasan tanah di Tepi Barat untuk pengembangan barang antik telah terjadi lima kali, menurut kelompok anti-permukiman Israel, Peace Now. Dalam kasus Deir Qala dan Deir Samaan, situs-situs tersebut telah menjadi bagian dari permukiman Alei Zahav dan Peduel, sehingga warga Palestina tidak memiliki akses.

Meskipun perampasan tanah ini dibenarkan karena melayani kepentingan publik, tindakan tersebut secara efektif telah mengecualikan warga Palestina dari situs-situs tersebut.

Kasus Sebastia unik karena menyasar situs arkeologi yang secara historis berfungsi sebagai pusat ekonomi, budaya, dan pariwisata bagi warga Palestina setempat, namun tetap dapat diakses oleh publik.

Langkah-langkah yang diambil oleh rezim pendudukan Israel bertujuan mengecualikan warga Palestina dari tanah mereka sekaligus memfasilitasi permukiman Israel di wilayah tersebut.

Kelompok Peace Now menyatakan bahwa upaya otoritas Israel untuk “perampasan dan aneksasi tidak mengenal batas, dan mereka siap melanggar hukum internasional secara terbuka untuk mewujudkannya.”

Peace Now menegaskan, “Ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengambil alih kendali dan memperluas permukiman di wilayah barat laut Nablus yang dievakuasi Israel selama penarikan pasukan. Sebastia adalah situs warisan yang terletak di dalam sebuah desa Palestina, bagian dari sejarahnya dan bagian dari negara Palestina di masa depan.”

Berdasarkan Perjanjian Oslo, yang ditandatangani oleh Israel, wilayah tersebut seharusnya telah diserahkan kepada administrasi Palestina sejak lama. (mm/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry1
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account